Febriana Tunis Kabnani Meninggal Dunia Karena Vaksin, Itu Berita Bohong, Jangan Terprovokasi. Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

834

onlinentt.com-Kabupaten Kupang-Febriana Tunis Kabnani, (39 tahun), warga Desa Oebola Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang, yang meninggal dunia karena covid 19, pada tanggal 10 Juli 2021, pukul 07.00 wita, lalu di Rumah Sakit, (RS), Leona Kupang. Namun diisukan meninggal dunia karena menjalani vaksin. Hal itu langsung diklarifikasi oleh Camat Fatuleu, Ronni Natonis, bersama Koramil 1604-02 Kabupaten Kupang dan Kapolsek Fatuleu, bahwa isu tersebut adalah tidak benar. Yang bersangkutan meninggal dunia karena penyakit yang diderita maka mudah terkena covid 19.

“Jangan terprovokasi oleh isu tersebut. Sebab itu berita bohong. Tetap jaga Protokol Kesehatan, (Prokes),” tegas Camat Ronni Natonis, saat dihubungi awak media via telepon seluler, pukul 06.00 wita, Sabtu, (10/07/2021).

“Rumor yang berkembang, bahwa almarhumah meninggal setelah selesai di vaksin. Hal ini sangat menggangu kenyamanan masayarakat yang telah di vaksin dan belum,” tegas Natonis.

Kembali menurut Ronni, yang juga Ketua Tim Satuan Tugas Penanggulangan Covid 19 ini, almarhumah Febriana Tunis Kabnani, meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya selama kurang lebih 6 bulan, maka rawan terserang covid 19.

Disampaikan Camat Fatuleu, Lokasi pemakaman jasad almarhumah membuat masyarakat resah dan ketakutan akan dampaknya namun setelah dilakukan
pendekatan dengan sejumlah tokoh adat dan masyarakat baru diberikan lahan untuk pembangunan pemakaman korban Covid 19, termasuk bagi almarhumah.

“Jasad almarhumah tidak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum, (TPU), atau keluarga,” jelas dia.

Diakhir kesempatan itu, Camat Natonis juga menghimbau agar masyarakat jangan muda terprovokasi oleh isu yang tidak benar tetapi perlu bekerjasama dengan pemerintah untuk saling menjaga diri dan mematuhi Prokes.

Sementara Kepala Desa Oebola Dalam, Jhon Tapmanu yang dimintai tanggapannya, Senin, (12/07/2022), melalui nomer handponenya, mengatakan almarhumah adalah warga RT 01 RW 01 Dusun 01 Desa Oebola Dalam Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang, yang selama sakit lebih kurang 6 bulan dan masuk keluar rumah sakit berada di Desa Nunmafo Kecamatan Amabi Oefeto timur Kabupaten Kupang.

“Setelah tertimpah sakit keluarga menjemput almarhumah dan membawanya ke Desa Nunmafo Kecamatan Amabi Oefeto timur sampai dengan meninggal dunia,” terangnya.

Ditambahkan Jhon Tapmanu, setelah penguburan, pihaknya berencana melakukan penyemprotan disic vektan terhadap rumah almarhumah namun karena suami dan kedua anaknya masih berada di Desa Nunmafo maka rencana tersebut belum terlaksana.

Disinggung sejauh ini berapa jumlah warga yang telah menerima vaksinasi, Kades  Tapmanu, menerangkan, masyarakat Desa Oebola Dalam yang sudah menerima vaksinasi sudah mencapai 50 persen. Sisanya belum melakukan vaksinasi karena pengaruh faktor usia dan takut akan dampak vaksin.

“Memang yang sisa itu setelah diberi pemahaman, mereka akhirnya bersedia untuk divaksin namun setelah diarahkan ke kantor camat beberapa waktu lalu, stock vaksin habis sehingga masih tunggu informasi dari puskesmas,” pungkas dia. *Ady/jean

Comments
Loading...