Dengan mengikuti uji kompetensi wartawan di level muda, madya, utama, akan lebih memahami pesoalan etik dan hukum terkait pers agar dapat lolos ujian. Mulai dari yang bersifat elementer seperti sikap profesional terhadap narasumber, tidak mengintimidasi, sikap berimbang, konfirmasi, sampai dengan sikap independen dan berpihak pada kepentingan publik.
Kemudian juga dapat memahami rambu-rambu tentang tidak menerima suap, tidak menerima imbalan terkait berita, tidak plagiat, dan bila itu terjadi, wartawan yang telah lolos uji kompetensi akan dicabut kartu kompetensinya.
Pemahaman seperti itu sungguh penting bagi wartawan dari media-media kecil, baik di kota maupun di daerah tingkat dua, yang hampir tidak pernah disentuh pelatihan. Proses uji kompetensi sekaligus dapat dijadikan sebagai proses peningkatan pengetahuan dan pengalaman dari pengujinya. Apa yang boleh dan tidak boleh dapat ditularkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengingat pentingnya Uji Kompetensi itu bagi wartawan, khususnya media online, karena itu DPP MOI melaksanakan lebih dulu Pra Uji Kompetensi agar pada saat melakukan UKW sudah memahami serta memperoleh bekal yang cukup menghadapi tes UKW yang hanya dapat dilakukan melalui tatap muka, antara penguji dan wartawan, tegas Jusuf Rizal
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































