Tanggap Terhadap Wabah Corona, LMI NTT Adakan Penyemprotan Disinfektan

0 68

Kota Kupang – onlinentt.com, -Tanggap terhadap wabah corona covid 19, Laznas LMI NTT adakan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan tersebut di lakukan di Kota Kupang, sebanyak empat belas titik. Selain penyemprotan disinfektan, LMI NTT juga melakukan pembagian bahan pokok sebagai ketahanan pangan bagi masyarakat dhuafa di Kota Kupang.

“Dua pilar itu untuk melawan corona sembari mematuhi instruksi isolasi diri dari pemerintah,”disampaikan Direktur LMI NTT, Ustadzah Suharni,S.Pd, S.Pd.I, Jumat (31/03/2020), di sela-sela aksi penyemprotan.

Menurut Ustazdah Suharni, tim LMI melakukan aksi penyemprotan disinfektan pada sejumlah masjid, seperti Al Muhajirin Oebufu, Pesantren Elfata Kayu Putih, Masjid Al Istiqomah TDM, Masjid Al Ishlah Al Islamiyah Lasiana, Masjid Babul Jannah Kompleks SPN, Masjid Alfatah Kampung Solor, Masjid Raya Nurussadah Fontein, Masjid Baburahman Nusa Bunga, Masjid Al Hadad Alak, Masjid Al Ikhlas Alak, Majid Al Muhajirin Namosain, MI Fathul Mubin Namosain dan Masjid KH. Ahmad Dahlan.

“Yang menjadi titik sasaran penyemprotan, misalnya, kamar mandi, tempat wudhu, lantai, gagang pintu, jendela, tangga, ruangan kelas, tempat bermain, dan pagar. Upaya ini untuk menghentikan penyebaran virus corona di setiap sudut tempat,” paparnya.

Direktur LMI mengatakan, dalam rangka menangkal penyebaran yang lebih luas, tim Laznas LMI NTT memulai penyemprotan awal pada 14 Masjid.

“Semoga penyemprotan disinfektan ini bisa mematikan virus yang bertebaran di sekitar Masjid sehingga masyarakat bisa menunaikan salat Jumat atau salat lainnya dengan khusyuk,” harapnya.

Suharni mengaku mudah-mudahan aksi penyemprotan ini bermanfaat bagi masyarakat dalam mencegah penularan virus corona.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh donator yang sudah berkontribusi sehingga program ini bisa terlaksana dengan baik,” ucap Suharni.

Masih dilanjutkan Suharni, LMI NTT juga melakukan pembagian sembako pada kaum dhuafa, seperti kaum nelayan, masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap, pinggiran dan anak yatim.

“Tujuannya agar bisa meringankan beban mereka sebagai uapaya untuk membantu pemerintah dalam memberantas covid19,”tutur dia.

Diakhir kesempatannya, Ustazdah ini menyampaikan LMI berharap dengan aksi yang dilakukan masyarakat dapat terbantu dan Kota Kupang yang masih berada dalam keterangan zona hijau dapat terhindari dari covid19.

“Kpada seluruh elemen masyarakat NTT khususnya Kota Kupang mari saling bahu membahu memberantas corona dengan tetap mengikuti protokol dari team kesehatan, pintah suharni. ****taufik

Leave A Reply

Your email address will not be published.