Sebanyak 29 Pulau di NTT Sudah Terlayani Listrik

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2020 - 08:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt. com-NTT, -Luas Wilayah kerja PLN UIW NTT, 248. 718 kilo meter persegi, mencakup 1.192 pulau. Dari 44 buah pulau, sebanyak 29 pulau yang sudah dialiri listrik. Sedangkan rasio elektrifikasi Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), saat ini sebanyak, 86,36 persen dengan total 816. 433 pelanggan dan rasio desa berlistrik  3.086, atau 92,04 persen dari 3.353 Desa.

“Untuk meningkatkan Rasio Desa Berlistrik, (RDB), Tahun 2020, PLN akan melistriki 267 desa dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya,  (PLTS), untuk 42 desa, Tabung Listrik (TaLis), bagi 24 desa dan perluasan jaringan untuk 201 desa,”terang  General Manager PLN UIW NTT, Ignatius Rendroyoko dalam rapat bersama PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT berkaitan dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di Prov-NTT, Rabu, (26/02/2020), di Hotel Neo Aston Kupang.

Menurut Ignatius Rendroyoko, PLN UIW NTT, akan membangun 6 PLTS di Sikka, Ende, Alor, Manggarai Timur, Sumba Timur dan Sumba Barat.
Selanjutnya pembangunan PLTS dari pinjaman luar negeri bagi 19 desa, antara lain, Manggarai Barat, Sumba Timur, Manggarai Timur, Ende, Sikka, Alor dan Timur Tengah Selatan.

Ignatius menambahkan, Tahun 2019 lalu, untuk tingkatkan RE NTT, PLN melalui program CSR, (Corporate Social Responsibility), telah melakukan pemasangan listrik, sebanyak 12.503 rumah tangga. Kemudian melalui program OMOH, (One Men One Hope), semua pegawai PLN mendapatkan donasi sebesar 750 ribu untuk membantu pemasangan baru listrik kepada masyarakat yang tidak mampu sejumlah 800 rumah tangga.Hal yang sama juga dilakukan oleh Pemerintah daerah, (Pemda), Sikka membantu 1.725 pelanggan, Pemda Manggarai 600 rumah tangga dan bantuan dari Kementerian ESDM sejumlah,  657 rumah tangga.

Disampaikan Rendroyoko, daya mampu pembangkit saat ini sebesar, 330 MW, dengan beban puncak 213 MW dan cadangan daya 113 MW, (34,2%), panjang transmisi 752,3 kms, JTM, (Jaringan Tegangan Menengah) 8.297 kms, JTR (Jaringan Tegangan Rendah) 8.483 kms, gardu induk 315 MVA, 5.044 unit trafo dengan daya 373,67 MVA, ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao Perkuat Jejaring Pendidikan, Dorong Kolaborasi untuk Peningkatan Mutu Belajar

Salah satu, Pimpinan DPRD Pro-NTT, Ince Sayuna mengapresiasi kinerja PLN.

“Terima kasih atas kinerja PLN yang sudah lebih baik bila dibandingkan dengan beberapa tahun lalu karena kami sudah merasakan perbaikan pelayanan yang sangat meningkat,” ucapnya.

Menurut Sayuna, informasi dan data yang diberikan sangat baik dan mudah dipahami, harapannya apabila PLN ada kendala, bisa langsung berkoordinasi  dengan DPRD Prov-NTT untuk mencari soslusi, harapnya.

Sementara berkaitan dengan RE, yang masih terus dikejar, Sayuna mengaku beberapa tantangan perlu juga ditanyakan yaitu lokasi mana yang telah selesai pembangunan jaringan listrik sebab terdapat sejumlah lokasi yang sampai hari ini belum selesai dikerjakan, misalnya, Nggongi, Waejewa Tengah, Amfoang Tengah, Amfoang Timur, Fatuleu Barat, Takari, Kupang, Desa Naiolin Amanatun desa Satarlenda Waerobo, dan beberapa lokasi lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Rendroyoko menegakan, beberapa lokasi pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan listrik belum selesai karena ketidakmampuan kontraktor dan saat ini sudah dilakukan pelelangan kembali sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

Baca Juga :  Kali Dendeng Masih Butuh Tambahan Anggaran Investasi Perpanjangan SR dari Pemda

Selain itu, ada juga beberapa desa jaringan listrik sudah selesai namun masyarakat belum menikmati energi listrik karena ketidakmampuan membayar biaya penyambungan.

“Harapan kami sinergi antara pemerintah, DPRD dan masyarakat pada umumnya terus berlanjut untuk peningkatan perekonomian yang lebih baik,”tutup Rendroyoko.

Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Timur mengadakan rapat bersama PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah, (UIW), berkaitan dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di PPro-NTT,  Rabu, (26/02/2020), bertempat di Hotel Neo Aston Kupang.

Rapat ini dihadiri oleh Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ince Sayuna, salah satu Pimpinan DPRD Provinsi NTT, Agus Lobo, salah satu pimpinan DPRD NTT,  Nelson Matara Wakil Ketua I DPRD Prov-NTT, sekaligus Pimpinan Rapat), Refafi Gah, Wakil Ketua II, Boni Jebarus Sekretaris, dan beberapa anggota DPRD lainnya.***//

Berita Terkait

Di Tengah Agenda Pemerintahan, Paulus Henuk Sisihkan Waktu Beri Penghormatan Terakhir kepada Kompol (Purn) Imanuel Zacharias
Bangun Pulau Ndao dari Aspirasi Bersama, Bupati Paulus Henuk Ajak Satgas Perkuat Kolaborasi
Gotong Royong Bangun Semangat, Stadion Christian Nehemia Dillak Dipersiapkan Menjadi Wajah Baru Aktivitas Olahraga di Rote Ndao
Dari Hari Anak Nasional, Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Menyiapkan Generasi Emas Rote Ndao Sejak Usia Dini
Akhirnya, Penantian Lima Dekade, Pemkab Kupang Bangun Kantor Camat Kupang Barat yang Representatif untuk Pelayanan Publik
Meski Pilkada Alor Masih Tiga Tahun Lagi, Nama Octovianus Ore Sudah Menggema dari Bale-Bale ke Bale-Bale di Alor
Paulus Henuk, SH, Bupati Rote Ndao Menorehkan Jejak Baru Menuju Kedaulatan Garam Nasional
Wujud Peduli Pemerintah, BPBD Rote Ndao, Gandeng Anggota DPRD, Melkianus Frans Haning Dampingi Keluarga Pelajar Korban Musibah Tenggelam di Pantai Namoninilu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:57 WITA

Bupati Paulus Henuk Matangkan Agenda Reformasi Birokrasi, Pengisian Jabatan Strategis Jadi Prioritas Agustus 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 20:48 WITA

Bangun Pendidikan Berbasis Kolaborasi, Bupati Paulus Henuk Siapkan Forum Peningkatan Kapasitas Guru dan Kepala Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:43 WITA

Kolaborasi Ilmu dan Pemerintahan, Bupati Paulus Henuk Sambut Pengabdian Undana untuk Percepat Pembangunan Berbasis Potensi Lokal

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:19 WITA

Mantapkan Persiapan HUT RI ke-81, Bupati Paulus Henuk Pastikan Perayaan Sarat Makna dan Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 18:01 WITA

Lakamola Sambut Masa Depan, Dukungan Masyarakat Perkuat Pembangunan K-SIGN Tahap II di Rote Timur

Senin, 20 Juli 2026 - 09:30 WITA

Usman Husin Perjuangkan Tambahan Kuota dan Gudang Pupuk di Rote Ndao, Demi Menjamin Ketahanan Pangan Petani

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:15 WITA

Peredaran Rokok Ilegal di Rote Ndao Membludak, Masyarakat Minta Aparat Perketat Pengawasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:58 WITA

Enam Dekade Lebih Mengabdi, Bank NTT Dinilai Jadi Pilar Kemajuan Daerah; Bupati Paulus Henuk Sampaikan Apresiasi di HUT ke-64

Berita Terbaru