BBM Rote Ndao Tak Boleh Berputar di Jalur Gelap, Penjualan Tangki dan Drum Perlu Dihentikan

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Johanes Henuk 

Sorotan Redaksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

onlinentt.com-Rote Ndao I Persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao tidak cukup hanya dilihat dari ada atau tidaknya pasokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Mata rantai distribusi dari titik suplai hingga ke konsumen juga perlu mendapat pengawasan serius agar BBM benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

 

Salah satu mekanisme yang perlu mendapat perhatian adalah penjualan BBM dalam kapasitas besar menggunakan tangki maupun drum.

 

Pola penjualan seperti ini perlu dievaluasi secara menyeluruh karena berpotensi membuka celah terjadinya penumpukan stok, pembelian berulang, hingga penyimpangan distribusi apabila tidak disertai pencatatan dan pengawasan yang ketat.

 

Dalam kondisi pasokan BBM yang terbatas, distribusi dalam jumlah besar kepada pihak tertentu dapat menimbulkan persoalan apabila tidak transparan.

Baca Juga :  Bupati Henuk Mengaku di Depan Para Alumni Akan Bantu Lobi Gubernur Untuk Bangun SMANSA Lobalain

 

Masyarakat yang datang langsung ke SPBU bisa menghadapi antrean panjang, sementara pada saat yang sama terdapat BBM yang bergerak melalui jalur distribusi lain dalam volume besar.

 

Karena itu, penghentian sementara atau pembatasan penjualan BBM menggunakan tangki dan drum dapat dipertimbangkan sebagai salah satu langkah pengendalian, terutama untuk memastikan seluruh distribusi dapat ditelusuri dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Yang menjadi perhatian bukan semata-mata wadah yang digunakan, tetapi berapa volumenya, siapa penerimanya, untuk kebutuhan apa, dari SPBU mana, serta ke mana BBM tersebut selanjutnya didistribusikan.

 

Jika mekanisme tersebut tetap diperbolehkan, maka Pertamina bersama pemerintah daerah dan aparat terkait perlu memastikan adanya data distribusi yang terbuka dan dapat diverifikasi.

 

Setiap pengambilan dalam jumlah besar idealnya memiliki dasar kebutuhan yang jelas, identitas penerima, tujuan penggunaan, serta pencatatan volume.

Baca Juga :  Budaya Ratapan Orang Rote Ti Dalam Makna Ratapan Orang Israel

 

Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya mata rantai baru yang justru membuat BBM semakin sulit diperoleh masyarakat.

 

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk sebelumnya juga telah menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dan penegakan regulasi BBM melalui penguatan Satgas BBM yang melibatkan berbagai pihak.

 

Persoalan BBM tidak hanya menyangkut kebutuhan kendaraan pribadi. Nelayan membutuhkan BBM untuk melaut, pelaku usaha membutuhkannya untuk menjalankan aktivitas ekonomi, sementara transportasi masyarakat juga bergantung pada ketersediaan BBM.

 

Karena itu, ketika terjadi kelangkaan atau antrean panjang, yang harus diperiksa bukan hanya kondisi di depan nozzle SPBU.

 

Pemeriksaan harus ditarik lebih jauh ke belakang: dari mana BBM datang, berapa volumenya, siapa yang mengambil, bagaimana pencatatannya, dan ke mana BBM tersebut pergi.

 

Pertamina sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam tata kelola distribusi BBM perlu memastikan tidak ada celah yang memungkinkan terjadinya penimbunan maupun penggelembungan volume.

Baca Juga :  Penyerahan DIPA dan DA-TKDD Tahun Anggaran 2022 Lingkup Provinsi Nusa Tenggara Timur

 

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan sesuai kewenangannya.

 

Dengan demikian, pembenahan distribusi BBM di Rote Ndao tidak berhenti pada penambahan pasokan.

 

,Yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap liter BBM yang masuk ke daerah tersebut dapat dipertanggungjawabkan perjalanannya hingga sampai kepada konsumen.

 

Jika penjualan menggunakan tangki dan drum memang terbukti menjadi salah satu celah yang mengganggu distribusi normal, maka penghentian atau pembatasannya patut menjadi bagian dari evaluasi tata kelola BBM di Rote Ndao.

 

Masyarakat membutuhkan kepastian: BBM tersedia, distribusinya transparan, dan tidak ada pihak yang memperoleh keuntungan dari celah distribusi yang merugikan kepentingan publik.*

Berita Terkait

Hanya Empat Camat Hadiri Pembukaan Sidang Paripurna IV DPRD Rote Ndao, Ke Mana yang Lain?
Lapas Baa Gandeng Puskesmas dan Dinkes Rote Ndao, 119 Orang Jalani Mobile Test HIV dan IMS
Prestasi Dua Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira: Buktikan Komunikasi dan Teknologi Bisa Berjalan Beriringan
Pertamax dan Pertalite Dijual Bisik-Bisik di Rote Ndao, Pemerintah Jangan Tutup Mata
UU Aturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan
BBM Eceran Sempat Muncul, Lalu Menghilang: Kuota Agen di Rote Ndao Harus Dibuka ke Publik
Agen BBM Kembali Bergerak, Satgas Diminta Awasi Jalur Distribusi hingga Takaran ke Konsumen
Tujuh Ranperda Masuki Tahap Pemantapan, DPRD dan Pemkab Rote Ndao Bidik Penetapan pada Sidang IV 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:42 WITA

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:35 WITA

Panen Tomat di Kebun SAE, Warga Binaan Lapas Baa Dibekali Keterampilan Pertanian untuk Masa Depan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WITA

Warga Negara Australia Meninggal di Pantai Oemau Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat

Minggu, 1 November 2026 - 19:15 WITA

Purna Tugas Obet Koroh, Kalapas Kupang Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas dalam Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Adakah Agen atau Pengecer Siluman?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Ketika BBM Menghilang di Penjualan Eceran, Sebagian Anak Anak Tidak Bersekolah, Bangku Sekolah Kosong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Berita Terbaru

Uncategorized

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:42 WITA