Rombongan juga selain melakukan explore ke setiap ruangan dan taman untuk melihat, mengamati dan menyaksikan sejumlah jenis artefak revolution transpor museum di ruangan dan taman, terkait manajemen, desain dan tata letak juga mengunjungi alat transportasi yang bersifat tradisional old, seperti kuda, kareta kayu, sepada, motor, dan bus modern.
Kegiatan diakiri dengan pemberian cindera mata kipas batik yang diserahkan oleh Ahmad dan Rian selaku perwakilan rombongan AMI dan makan siang bersama sejumlah warga Indonesia yang tergabung dalam comunitas Diaspora Perth Australia, seperti Lilly.
Makan siang berlangsung di Taman Revolution Transport Museum Perth Australia dengan suasana yang sangat rileks, santai dan penuh keakraban dilengkapi suguhan makanan khas Indonesia. Press realese Dr. Frans Sales, S.Pd,MM Peserta Bermaking Museum Pert Australia. AMIDA NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.