Pengawasan Rumah Kos dan Mes Dinas Perlu Diperketat, Bupati Rote Ndao Diminta Libatkan Pol PP

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao | Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dinilai perlu memperkuat pengawasan terhadap rumah kos maupun mes yang diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN), terutama yang berada di kawasan perkotaan dan pusat pemerintahan.

 

Langkah tersebut dinilai oleh salah seorang warga Nusak Lain yang enggan namanya dipublish, Rabu, (23/09/2026),

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

bahwa sangatlah penting bukan untuk mencampuri kehidupan pribadi warga maupun ASN, tetapi memastikan fasilitas dan lingkungan tempat tinggal yang berkaitan dengan aparatur pemerintah tetap berada dalam koridor ketertiban, kepatutan, serta aturan kedinasan.

 

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, diharapkan warga ini dapat mengarahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama perangkat daerah terkait untuk melakukan pengawasan dan penertiban secara berkala terhadap rumah kos dan mes dinas.

 

“Pengawasan dapat diarahkan pada aspek administrasi penghuni, ketertiban lingkungan, kepatuhan terhadap peraturan daerah, serta penggunaan fasilitas kedinasan sesuai peruntukannya,” ungkapnya.

 

Disampaikannya, hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga wibawa pemerintah daerah. Sebab, lingkungan tempat tinggal ASN, khususnya mes yang menggunakan fasilitas pemerintah, semestinya tidak menimbulkan persoalan sosial maupun dugaan pelanggaran disiplin yang kemudian merusak kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Esok Pagi, Keluarga dan Kerabat Akan Mengantar Berkat Ngulu ke Tempat Peristirahatan Terakhir

 

“Isu mengenai dugaan hubungan tidak semestinya, hidup bersama tanpa ikatan perkawinan, maupun perselingkuhan tidak boleh serta-merta diarahkan kepada orang tertentu tanpa bukti dan proses pemeriksaan yang sah,” ujarnya.

 

Namun, apabila terdapat laporan masyarakat atau indikasi pelanggaran ketertiban, disebut dia, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

 

“Satpol PP dapat menjalankan fungsi penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, sementara persoalan disiplin ASN perlu ditangani melalui mekanisme kepegawaian yang berlaku,” papar dia.

 

Dengan demikian, urai warga, pengawasan tidak berubah menjadi tindakan sewenang-wenang atau razia terhadap kehidupan privat seseorang.

Yang perlu dibangun adalah sistem pengawasan yang jelas.

 

Untuk mes dinas, misalnya, pemerintah daerah dapat memiliki daftar penghuni resmi, aturan penggunaan fasilitas, tata tertib, serta mekanisme pengaduan apabila terjadi pelanggaran,”ucapnya.

Baca Juga :  Urus Paspor Secara Langsung, Bupati Paulus Henuk Apresiasi pPelayanan Imigrasi yang Tertib dan Ramah

 

Dikatakan warga, pemeriksaan juga dapat dilakukan secara terukur dan berdasarkan dasar hukum yang jelas.

 

Demikian pula rumah kos. Pemerintah dapat memastikan pemilik atau pengelola kos memenuhi kewajiban administrasi dan ketentuan ketertiban umum.

 

” Jika terdapat pengaduan masyarakat mengenai dugaan pelanggaran, laporan tersebut dapat diverifikasi terlebih dahulu sebelum dilakukan tindakan,” sebutnya.

 

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pencegahan.

 

Masih diturunkan dia, pemerintah daerah tidak perlu menunggu munculnya kasus yang menjadi konsumsi publik. Pembinaan disiplin ASN, pengawasan fasilitas pemerintah, dan penegakan ketertiban lingkungan seharusnya berjalan secara rutin.

 

Terlebih ASN merupakan bagian dari penyelenggara pemerintahan yang dituntut menjaga integritas dan perilaku yang sesuai dengan ketentuan kedinasan.

 

Karena itu, pengawasan yang proporsional dapat menjadi instrumen untuk mencegah munculnya persoalan yang berpotensi mengganggu citra pelayanan publik”, tegasnya.

Baca Juga :  Perempuan Pesisir Rote Bersiap Tampil ke Dunia, Bupati Paulus Henuk Dukung Penguatan Produk Lokal Jelang Kunjungan Dubes Selandia Baru

 

Selain itu, himbau dia, Bupati Rote Ndao juga dapat mempertimbangkan koordinasi antara Satpol PP, BKPSDM, camat, pemerintah desa/kelurahan, serta unsur terkait lainnya.

 

 Koordinasi tersebut diperlukan agar setiap laporan masyarakat dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing.

 

Pada akhirnya, pengawasan rumah kos dan mes dinas bukan semata-mata persoalan tempat tinggal.

 

Ini berkaitan dengan bagaimana pemerintah memastikan fasilitas publik digunakan sebagaimana mestinya dan bagaimana aparatur menjaga disiplin serta kepercayaan masyarakat.

 

Karena itu, apabila memang ditemukan pelanggaran, pemerintah perlu menanganinya berdasarkan bukti, aturan dan prosedur yang berlaku—bukan berdasarkan rumor,” tambahnya.

 

Sebaliknya, pintah warga, jika tidak ditemukan pelanggaran, nama baik dan privasi warga maupun ASN juga harus tetap dilindungi.

 

Dengan pendekatan tersebut, upaya menjaga ketertiban tidak hanya menjadi razia sesaat, tetapi menjadi bagian dari pembinaan pemerintahan yang tertib, berintegritas dan bertanggung jawab,” tandas dia.*

Berita Terkait

Hanya Empat Camat Hadiri Pembukaan Sidang Paripurna IV DPRD Rote Ndao, Ke Mana yang Lain?
Lapas Baa Gandeng Puskesmas dan Dinkes Rote Ndao, 119 Orang Jalani Mobile Test HIV dan IMS
Prestasi Dua Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira: Buktikan Komunikasi dan Teknologi Bisa Berjalan Beriringan
Pertamax dan Pertalite Dijual Bisik-Bisik di Rote Ndao, Pemerintah Jangan Tutup Mata
UU Aturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan
BBM Eceran Sempat Muncul, Lalu Menghilang: Kuota Agen di Rote Ndao Harus Dibuka ke Publik
Agen BBM Kembali Bergerak, Satgas Diminta Awasi Jalur Distribusi hingga Takaran ke Konsumen
Tujuh Ranperda Masuki Tahap Pemantapan, DPRD dan Pemkab Rote Ndao Bidik Penetapan pada Sidang IV 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:42 WITA

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:35 WITA

Panen Tomat di Kebun SAE, Warga Binaan Lapas Baa Dibekali Keterampilan Pertanian untuk Masa Depan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WITA

Warga Negara Australia Meninggal di Pantai Oemau Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat

Minggu, 1 November 2026 - 19:15 WITA

Purna Tugas Obet Koroh, Kalapas Kupang Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas dalam Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Adakah Agen atau Pengecer Siluman?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Ketika BBM Menghilang di Penjualan Eceran, Sebagian Anak Anak Tidak Bersekolah, Bangku Sekolah Kosong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Berita Terbaru

Uncategorized

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:42 WITA