onlinentt.com-Rote Ndao I Pembangunan daerah tidak selalu harus dimulai dari besarnya anggaran pemerintah.
Ada banyak ruang yang dapat dibuka ketika pemerintah membangun komunikasi dan kerja bersama dengan koperasi, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat itulah yang dibawa Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, saat menemui Direktur Utama bersama jajaran pimpinan KSP TLM Indonesia, Selasa (22/09/2026).
Pertemuan tersebut membicarakan peluang kolaborasi antara KSP TLM Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, terutama dalam mendukung program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Paulus Henuk menegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri dalam mendorong percepatan pembangunan.
“Saya percaya, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk koperasi dan dunia usaha, agar semakin banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama untuk masyarakat,” ujarnya.
Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui dukungan KSP TLM Indonesia senilai Rp100 juta bagi anggota dan masyarakat Rote Ndao.
Dukungan itu akan diarahkan untuk membantu program air bersih dan penanganan stunting, dua persoalan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.
Bagi pemerintah daerah, dukungan semacam ini bukan hanya dilihat dari nilai bantuan yang diberikan.
Lebih jauh, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan adanya kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap persoalan sosial yang masih membutuhkan perhatian.
Air bersih, misalnya, tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan keluarga.
Demikian pula penanganan stunting membutuhkan keterlibatan lintas sektor agar upaya pencegahan dan penanganannya dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Selain dukungan untuk air bersih dan penanganan stunting, KSP TLM Indonesia juga memberikan dukungan terhadap acara Perayaan Ulang Tahun Persekutuan Doa GMIT yang akan dilaksanakan di Kabupaten Rote Ndao.
Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian tersebut.
Ia berharap dukungan yang diberikan dapat dikelola dan dimanfaatkan secara tepat sehingga benar-benar dirasakan masyarakat.
“Semoga bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas hidup masyarakat Rote,” ungkapnya.
Pertemuan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan daerah dapat diperkuat melalui jejaring kerja sama yang lebih luas.
Pemerintah tetap menjadi penggerak kebijakan dan pelayanan publik, namun dukungan koperasi, dunia usaha, organisasi sosial, dan elemen masyarakat dapat menjadi energi tambahan untuk menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
Bagi Rote Ndao, kolaborasi semacam ini menjadi ruang untuk mempertemukan kepedulian dengan kebutuhan nyata masyarakat—agar setiap dukungan yang hadir tidak berhenti sebagai bantuan, tetapi dapat memberi manfaat yang berkelanjutan.*




















