onlinentt.com-Rote Ndao – Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao kembali menjadi ruang pertemuan yang hangat antara pemerintah dan masyarakat.
Bagi Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, rumah jabatan bukan sekadar tempat menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga menjadi “Rumah Rakyat”, tempat setiap warga dapat menyampaikan aspirasi, harapan, maupun persoalan yang dihadapi secara langsung, Rabu, (15/07/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam agenda penerimaan masyarakat, Bupati Paulus Henuk menerima kunjungan dari berbagai kelompok, di antaranya Pdt. Bernard Nunuhitu bersama Tim PPA yang bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak, masyarakat Desa Batulilok, masyarakat Desa Mundek, serta sejumlah kelompok masyarakat lainnya yang membawa berbagai usulan pembangunan dan proposal bantuan.
Suasana diskusi berlangsung akrab dan penuh keterbukaan. Setiap kelompok diberi kesempatan menyampaikan kebutuhan di wilayah masing-masing, mulai dari program pemberdayaan masyarakat, pembangunan desa, kegiatan sosial dan keagamaan, hingga berbagai bentuk dukungan yang diharapkan dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa mendengar langsung suara masyarakat merupakan bagian penting dari kepemimpinan yang melayani.
Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih tepat sasaran apabila pemerintah memahami secara langsung kondisi dan kebutuhan riil yang dihadapi masyarakat.
“Rumah jabatan ini terbuka bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui komunikasi yang baik dengan rakyat.
Setiap aspirasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan sesuai aturan dan kemampuan daerah,” ujar Paulus Henuk.
Dalam pertemuan bersama Pdt. Bernard Nunuhitu dan Tim PPA, Bupati memberikan apresiasi atas kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak melalui peringatan Hari Anak.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus bersinergi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus pembangunan Rote Ndao.
Sementara itu, masyarakat dari Desa Batulilok, Desa Mundek, dan kelompok masyarakat lainnya menyampaikan berbagai proposal bantuan yang diharapkan dapat memperkuat pembangunan di desa, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati meminta perangkat daerah terkait untuk mempelajari setiap proposal sesuai mekanisme yang berlaku sehingga dapat ditindaklanjuti secara objektif, terukur, dan berdasarkan skala prioritas pembangunan daerah.
Melalui pertemuan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat budaya pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dialog yang terbangun tidak hanya menjadi sarana menyampaikan aspirasi, tetapi juga mempererat kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Semangat menjadikan Rumah Jabatan sebagai Rumah Rakyat menjadi wujud nyata komitmen Bupati Paulus Henuk untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat, siap mendengar, dan terus melayani demi kemajuan Kabupaten Rote Ndao.*




















