Paulus Henuk, SH, Bupati Rote Ndao
onlinentt.com-Rote Ndao-Sungguh menakjubkan dan dikatakan luar biasa. Kabupaten Rote Ndao saat ini selalu bersuka cita. Daerah pemekaran Tahun 2002 ini, kini mulai merasakan kontribusi pemerintah pusat yang menjanjikan di bawah “tangan dingin”, seorang kepala daerah seperti Paulus Henuk, SH.
Sosok yang lahir dan besar sebagai seorang anak yatim piatu dan meniti pendidikan dengan perjuangan keringat dan air mata ini ternyata membuatnya “tangguh” dan tidak main-main dalam memperjuangkan hak hidup masyarakatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Buktinya, untuk optimalisasi lahan pertanian non rawa sebagai upaya petani untuk meningkatkan produktivitas dan luas tanam pada lahan kering atau tadah hujan dengan cara menata sistem pengairan dan lahan agar pemanfaatan lahan bisa dimanfaatkan secara lebih intensif dalam memasukkan air saat musim kemarau, berhasil “mendatangkan”, dana dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, (RI), sebesar 80 milllyard rupiah untuk membuka lahan baru seluas 2. 150 hektar are di Kabupaten Rote Ndao.
“optimalisasi lahan pertanian non rawa tersebut sebagai jawaban atas fenomena yang selalu dialami oleh masyarakat Rote Ndao, “ungkap Bupati Henuk dalam sambutannya pada upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di alun-alun Bumi Tii Langga, Minggu (17/08/2025).
Ditambahkan Henuk, tidak hanya optimalisasi lahan pertanian non rawa, tetapi pihaknya juga telah berhasil melobi Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI untuk membangun sektor sumber daya air meliputi rehabilitasi embung, bendung, dan saluran irigasi dengan total dananya lebih kurang 7 millyard rupiah.
“Pemerintah daerah tetap berusaha dan bekerja keras untuk mewujudkan perubahan dan mensejahterakan Masyarakat Rote Ndao,”tegas Paulus.
Paulus Henuk, mengatakan pemerintah daerah tetap berkolaborasi dengan Pempus dan Pemprov agar kegiatan pembangunan di daerah ini terus bersumber dari pemerintah pusat.
“Pendapatan Asli Daerah, (PAD), kita terlalu kecil untuk bangun daerah dan sejahterakan rakyat maka sebagai tugas saya sebagai Bupati harus cari uang di pusat dan investor untuk bangun Rote Ndao,” cetus dia. *tim

































