Penutupan Musyawarah Daerah III DPD PHRI Provinsi NTT

- Redaksi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-NTT-Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meminta agar Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (DPD PHRI) NTT untuk turut mendukung dan berpartisipasi aktif bersama Pemprov dalam membantu pertumbuhan ekonomi NTT.

Hal tersebut disampaikannya pada saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Daerah III DPD PHRI Provinsi NTT di Hotel T-More Kupang pada Kamis (29/07/2021).

“Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kita, terutama di sektor pariwisata maka PHRI harus punya langkah-langkah hebat dan sinergi bersama Pemerintah Daerah. Karena itu saya dorong terus untuk kerja sama kelembagaan. Cara kerja kita harus bersinergi dan tidak kerja individual,” ungkap Gubernur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita dorong pola kerja extraordinary dan juga semangat kerja out of the box, semangat kerja kelembagaan, percepatan digital, serta saling terbuka satu sama lain.

Baca Juga :  Kepsek SMAN 1 Rindi Umalulu Rekayasa Ganti Ketua Komite

Saya mau ke hasil komoditi kita harus dipasarkan di hotel-hotel kita dan juga restoran-restoran. PHRI harus bisa terus menggandeng UMKM kita,” tambahnya.

“Kita harus bangga komoditi kita dipakai orang lain yang berkunjung ke sini. Misalnya Kopi asal NTT harus ada di hotel-hotel dan restoran yang bahan makanannya datang dari masyarakat NTT. Karena itu kita semua harus menjadi market untuk produk-produk yang kita miliki,” jelas beliau.

Dalam sambutannya Gubernur juga meminta agar PHRI bisa mengambil peluang dalam mendukung pariwisata NTT.

Baca Juga :  LHP BPK RI Perwakilan NTT, Sebut 33 Buah Kendaraan Plat Merah Sabu Raijua Tidak Miliki BPKB

“PHRI harus bisa mendukung Pemerintah Provinsi NTT dalam pengembangan pariwisata. Pemerintah bangun infrasktruktur dan PHRI turut mendukung pada pengembangan akomodasinya.

Misalnya bangun restoran di Timau Amfoang karena banyak pengunjung yang datang, juga restoran dibangun di Semau, serta di Mulut Seribu Rote Ndao dan lain-lain. Alam kita ini eksotiknya tinggi, maka manfaatkan dengan baik hal ini karena banyak pengunjungnya,” paparnya.

Ia juga meminta dukungan dari kerja sama bersama UMKM “Juga dukung pada UMKM kita. Sebagai suplai chain kita. Harus datang dari peternakan, pertanian, dan industri dari daerah kita. Harus mulai bertumbuh ke sana sehingga kita tidak tergantung dari luar,” tegasnya.

Gubernur juga meminta agar pengembangan hotel di kawasan yang eksotis dengan dibangunnya hotel dengan level hotel bintang 4 , 5 dan seterusnya karena banyak pengunjung yang datang ke tempat wisata di daerah tersebut.

Baca Juga :  Tiga Pelaku Keroyokan Wartawan gardamalaka.com Tidak Ditahan Polres Malaka

Sementara itu, Ketua BPD PHRI NTT, Juvenile Jodjana, mengatakan kurang lebih saat ini ada 455 hotel dan restoran yang tersebar di seluruh NTT dan akan komitmen bersama untuk mendorong ekonomi NTT.

“Kami juga komit untuk segera mensinergikan  program bersama pemprov NTT khususnya bidang pariwisata sebagai prime mover Provinsi NTT.

Kami juga pastikan PHRI untuk menggunakan produk-produk UMKM di NTT seperti kelor, gula, kopi, cabe, coklat, dan lainnya,” jelas Jovenile. *Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum Aset Pertahanan, Kantor Pertanahan Rote Ndao Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan
Dari Ruang Aspirasi ke Jalan Damai, Paulus Henuk Temui Warga Loman dan Buka Ruang Mediasi
Sekda Rote Ndao Tidak Sediakan Buku Tamu Bagi Setiap Orang yang Bertamu
Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?
66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato
Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?
Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA