onlinentt.com – Rote Ndao | Pendidikan tidak hanya berbicara tentang capaian akademik.
Di tengah tantangan zaman, sekolah juga dituntut melahirkan generasi yang memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian mengambil keputusan, kemampuan bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat tersebut mendapat ruang melalui Program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang diluncurkan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
SMA Negeri 1 Lobalain menjadi salah satu satuan pendidikan yang mendapat kesempatan mengikuti launching program tersebut secara langsung melalui Video Conference (Vicon), Selasa, 23 September 2026.
Kegiatan di SMA Negeri 1 Lobalain turut dihadiri Pasiter Kodim 1627/Rote Ndao Kapten Infanteri Simon Halek, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Angriyani Lololau, S.Pd., serta anggota Pramuka SMA Negeri 1 Lobalain.
Keikutsertaan SMA Negeri 1 Lobalain dalam momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah sekolah memperluas ruang pembinaan peserta didik.
Program KKRI diarahkan sebagai wadah pembentukan karakter melalui nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama dan semangat kebangsaan.
Program tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 36 Tahun 2026 sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler pilihan pada satuan pendidikan.
Bagi SMA Negeri 1 Lobalain, kehadiran KKRI bukan hanya tentang hadirnya sebuah kegiatan ekstrakurikuler baru.
Lebih dari itu, program tersebut menjadi peluang untuk memperkuat pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan yang terarah dan membangun rasa tanggung jawab.
Kepala SMA Negeri 1 Lobalain, Alberd W. Dano, S.Pd., menyambut positif kesempatan yang diberikan kepada sekolahnya untuk mengikuti launching sekaligus menjalankan Program KKRI sebagai salah satu ekstrakurikuler pilihan.
Menurutnya, pembentukan generasi muda harus dilakukan secara utuh. Kemampuan akademik tetap penting, namun harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan dan kepemimpinan.
Melalui program tersebut, peserta didik diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus belajar menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kedisiplinan, misalnya, tidak hanya dibutuhkan ketika mengikuti kegiatan sekolah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan bertanggung jawab.
Demikian pula kepemimpinan yang tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan mengendalikan diri, mengambil keputusan dan bekerja sama.
SMA Negeri 1 Lobalain melihat pembinaan seperti itu sebagai bagian penting dari proses pendidikan menuju Generasi Emas 2045.
Dengan dukungan seluruh unsur sekolah dan lingkungan pendidikan, Program KKRI diharapkan dapat menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, bertanggung jawab, disiplin dan memiliki semangat pengabdian.
Keikutsertaan dalam launching tingkat nasional tersebut pun menjadi momentum bagi SMA Negeri 1 Lobalain untuk terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi di ruang kelas, tetapi juga memberi perhatian serius terhadap pembangunan karakter peserta didik.
Dari Lobalain, semangat mempersiapkan generasi masa depan itu dibangun melalui proses pendidikan yang menempatkan ilmu pengetahuan, karakter dan kepemimpinan sebagai bagian yang saling melengkapi.*




















