“NTT butuh pelayanan kesehatan yang baik. Rumah sakit ini tentunya akan sangat membantu masyarakat dan sebagaimana pembangunan di bidang kesehatan adalah bagian integral dari pembangunan nasional yanh bertujuan meningkatkan kesadaran kemauan dan kehidupan masyarakat untuk hidup sehat,” jelasnya.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL (K), MARS mengatakan nilai pekerjaan fisik gedung RSUP Kupang sebesar 350,2 miliar dan direncanakan akan dibangun dalam kurun waktu 20 bulan. “Kita harapkan paling lambat pertengahan 2022 RSUP ini sudah bisa beroperasi. Sumber pembiayaannya dari pinjaman bank dunia (world bank) melalui program Indonesian Supporting Primary Health Care Reform (I-SPHERE),” jelas dr. Abdul.
“Sesuai lahan yang disiapkan Pemprov NTT sesuai sertifikat itu adalah 18 hektar. Diantaranya akan digunakan untuk pembangunan gedung utama rumah sakit, area penunjang, ruang terbuka hijau, pembangunan asrama dan rumah dinas, serta sarana pendidikan dan pelatihan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































