SMAN 1 Lobalain Jemput Masa Depan Pendidikan, Guru Didorong Teknologi secara Cerdas dan Beretika

- Redaksi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Humas SMA Negeri 1 Lobalain Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – Ba’a, Rote Ndao | Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai membuka ruang baru bagi dunia pendidikan.

 

Di tengah perubahan tersebut, SMA Negeri 1 Lobalain menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui partisipasi dalam Workshop “Pemanfaatan AI yang Efisien dan Etis untuk Mendukung Pembelajaran dan Literasi Indonesia” di UPTD SD Inpres Mokdale, Selasa (13/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu menjadi ruang pembelajaran bagi para pendidik untuk memahami bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan secara tepat guna dalam menunjang proses belajar-mengajar, sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

 

Workshop dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, Calvin Lango, S.STP., M.Tr.I.P. Kehadiran unsur pemerintah daerah dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

 

Bagi SMA Negeri 1 Lobalain, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan dan meningkatkan kesiapan guru menghadapi perubahan pola pembelajaran di era digital.

Baca Juga :  Menag RI Didampingi Wagub, Nae Soi Resmikan IAKN Kupang

 

Teknologi tidak lagi hanya menjadi pelengkap, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkaya metode mengajar, mengembangkan materi pembelajaran, serta mendorong kreativitas guru dan peserta didik.

 

Empat perwakilan SMA Negeri 1 Lobalain yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Yedid Y. Bessie, S.Th., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, bersama Marlina Ferroh, Riyan Sinlae, dan Ida Rahayu.

 

Partisipasi ini mencerminkan kesadaran bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kemauan untuk terus belajar, terbuka terhadap inovasi, dan mampu memilah perkembangan teknologi yang benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

 

Pemanfaatan AI menawarkan berbagai peluang bagi guru, mulai dari membantu menyusun bahan ajar, merancang ide pembelajaran yang lebih menarik, hingga menyediakan alternatif pendekatan untuk menjelaskan materi yang sulit dipahami.

 

Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi ini dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini.

 

Namun, kemudahan teknologi juga menuntut tanggung jawab yang lebih besar. Guru dan peserta didik perlu memahami pentingnya memeriksa kebenaran informasi, menjaga kejujuran akademik, menghormati karya orang lain, serta melindungi data pribadi ketika menggunakan perangkat berbasis AI.

Baca Juga :  Paulus Henuk Bangkitkan Gerakan "Mai Fali Nusa Rote", Pulangkan Hati dan Pikiran Diaspora untuk Mendidik Generasi Emas

 

Karena itu, pemanfaatan kecerdasan buatan tidak boleh menghilangkan nilai-nilai dasar pendidikan.

 

Teknologi harus tetap ditempatkan sebagai alat bantu, sedangkan guru memegang peran penting dalam membimbing, membentuk karakter, menanamkan nilai moral, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

 

Pemanfaatan AI menawarkan berbagai peluang bagi guru, mulai dari membantu menyusun bahan ajar, merancang ide pembelajaran yang lebih menarik, hingga menyediakan alternatif pendekatan untuk menjelaskan materi yang sulit dipahami.

 

Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi ini dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini.

 

Namun, kemudahan teknologi juga menuntut tanggung jawab yang lebih besar. Guru dan peserta didik perlu memahami pentingnya memeriksa kebenaran informasi, menjaga kejujuran akademik, menghormati karya orang lain, serta melindungi data pribadi ketika menggunakan perangkat berbasis AI.

 

Karena itu, pemanfaatan kecerdasan buatan tidak boleh menghilangkan nilai-nilai dasar pendidikan. Teknologi harus tetap ditempatkan sebagai alat bantu, sedangkan guru memegang peran penting dalam membimbing, membentuk karakter, menanamkan nilai moral, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Baca Juga :  KKN UGM Hadir di Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Percepatan Pembangunan

 

Semangat inilah yang menjadi bagian penting dari keikutsertaan SMA Negeri 1 Lobalain dalam workshop tersebut. Sekolah diharapkan tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu mengarahkan pemanfaatannya agar memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan budaya literasi.

 

AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi alat yang membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan perkembangan zaman.”

 

Pesan tersebut menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, melainkan oleh kemampuan pendidik dalam mengelolanya secara bijaksana demi kebutuhan belajar peserta didik.

 

Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Lobalain terus memperkuat langkah menuju lingkungan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab.

 

Sebab, ketika teknologi digunakan dengan pengetahuan, etika, dan tujuan yang benar, peluang untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna akan semakin terbuka.*

 

Berita Terkait

Estafet Kepemimpinan Berganti, SMA N 1 Lobalain Kukuhkan Generasi Pemimpin Muda 2026/2027
Bupati Paulus Bawa Aspirasi Sekolah Rakyat Ita Esa ke Kemensos, Perjuangkan Akses Pendidikan bagi Anak Rote Ndao
Bukan Tentang Seberapa Sering Jatuh, SMA N 1 Lobalain Ajak Siswa Bangkit Bersama Tuhan
Dari Bilik Suara ke Ruang Demokrasi, 1.152 Siswa SMAN 1 Lobalain Tentukan Pemimpin OSIS
Aswatul Adha, Siswi SMA Negeri 1 Lobalain Buktikan Pelajar Rote Ndao Mampu Berkiprah di Ajang Nasional
30 Siswa SMAN 1 Lobalain Belajar Disiplin dari Lapangan Upacara Harhubnas 2026
SMAN 1 Lobalain Tindak Lanjut Surat Edaran tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan
Yunita Saudale Bawa Semangat Talenta Remaja Rote Ndao ke Panggung Duta Remaja Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:33 WITA

Suara Warisan Literasi Budaya: Merawat Tradisi, Menghidupkan Identitas Nusantara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:00 WITA

NasDem Cup 2026 Tutup Kompetisi, Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Berprestasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:41 WITA

Tak Hanya Prestasi Akademik, Paulus Henuk Dorong Sekolah di Rote Ndao Bangun Budaya Bersih dan Tata Kelola Berkualitas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Leo Kunak Nusak Ba’a Perkuat Gerakan Anti Narkoba, Tokoh Adat Turun Edukasi Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:46 WITA

Selamatkan Bahasa Ibu, Pemprov NTT dan Pemkab Rote Ndao Perlu Wajibkan ASN Berbahasa Daerah di Kantor

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:11 WITA

Distribusi BBM Rote Ndao di Bawah Sorotan, Siapa Berani Buka Data?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:31 WITA

SMAN 1 Lobalain Asah Pena Guru dan Siswa, Siapkan Jurnalis Muda yang Kritis dan Berintegritas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WITA

Paulus Henuk Buka Ruang Dialog, Isu Rote Ndao Dibahas Bersama RRI

Berita Terbaru

Lintas Nusa

Menjaga Identitas, Membangun Generasi Cerdas di Era Digital

Kamis, 15 Okt 2026 - 02:21 WITA