PT. Indosat Ooredoo Hutchison Umumkan  Penyelesaian Penggabungan Usaha Dengan PT. Hutchison 3 Indonesia

- Redaksi

Rabu, 5 Januari 2022 - 01:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Jakarta-PT. Indosat Ooredoo Hutchison, (PT. Indosat Tbk), mengumumkan  penyelesaian penggabungan usaha dengan PT. Hutchison 3 Indonesia, setelah menerima semua persetujuan hukum dan pemegang saham yang diperlukan dengan perubahan nama perusahaannya, Indosat Ooredoo Hutchison.

Peluncuran identitas baru Indosat Ooredoo Hutchison itu berlangsung di Jakarta pada hari ini Selasa, (04/01/2022), pukul 16.30 sampai dengan 18.00 wib dengan thema, “Bersatu Untuk Indonesia,” demikian press conference yang diterima oleh media ini, Selasa, (04/01/2022).
‎
Dalam press release dijelaskan, bahwa penggabungan usaha tersebut akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan perusahaan telekomunikasi dan internet digital kelas dunia baru untuk Indonesia.

Sebagai perusahaan telekomunikasi seluler terbesar kedua di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison memiliki kemampuan yang lebih baik untuk bersaing dan memberikan nilai lebih bagi semua pemangku kepentingan, termasuk karyawan, pelanggan, dan pemegang saham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indosat Ooredoo Hutchison Menyelesaikan Penggabungan Usaha dan Meluncurkan Visinya untuk “Menjadi Perusahaan Telekomunikasi Digital yang Paling Dipilih di Indonesia”

Penggabungan usaha telah menerima persetujuan pemegang saham dan hukum
Vikram Sinha ditunjuk sebagai CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Bersatunya Indosat Ooredoo Hutchison akan mendorong transformasi digital Indonesia sebagai perusahaan telekomunikasi digital kelas dunia.

Penggabungan usaha yang telah diselesaikan akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan perusahaan telekomunikasi dan internet digital kelas dunia baru untuk Indonesia. Sebagai perusahaan telekomunikasi seluler terbesar kedua di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison memiliki kemampuan yang lebih baik untuk bersaing dan memberikan nilai lebih bagi semua pemangku kepentingan, termasuk karyawan, pelanggan, dan pemegang saham.

Vikram Sinha, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Indosat Ooredoo, akan memimpin Indosat Ooredoo Hutchison sebagai Chief Executive Officer (CEO). Secara bersamaan, Nicky Lee juga telah ditunjuk sebagai Chief Financial Officer (CFO) untuk Indosat Ooredoo Hutchison.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, Pantau "Arus" Kas Keuangan Daerah

Indosat Ooredoo Hutchison akan dipandu oleh visi perusahaannya, yaitu “Menjadi Perusahaan Telekomunikasi Digital yang Paling Dipilih di Indonesia” dalam memenuhi kebutuhan dan peluang pasar yang luar biasa, mengiringi pertumbuhan digital dan ekonomi Indonesia.

Dengan skala, kekuatan finansial, dan keahlian Perusahaan yang lebih baik, serta kepemilikan jaringan, talenta, dan kemitraan strategis yang unggul, Indosat Ooredoo Hutchison akan menjadi pemain telekomunikasi penting dalam mendorong agenda transformasi digital Indonesia.

Perusahaan akan terus berfokus pada misi intinya untuk memberikan pengalaman digital kelas dunia serta menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia.

Vikram Sinha, President Director Indosat Ooredoo Hutchison yang ditunjuk, menyampaikan, hari ini menandai dimulainya babak baru yang menarik bagi Indosat Ooredoo Hutchison.

“Saya merasa terhormat untuk memimpin perusahaan yang bersatu menjadi lebih besar dan lebih kompetitif, dengan didukung oleh pengalaman kelas dunia dan keahlian lokal yang terbukti, dalam upaya untuk menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia,” aku dia.

Ditambahkan, Indosat Ooredoo Hutchison berada di posisi yang lebih kuat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia serta menjadi pemain penting dalam ekosistem 5G dan transformasi digital bangsa.

“Kami akan membangkitkan rasa bangga dari masyarakat Indonesia dengan berkontribusi pada pertumbuhan digital dan ekonomi bangsa seraya mempersiapkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi paling terpercaya di Asia Tenggara,” tambah Vikram.

Baca Juga :  Gubernur VBL Kunjungi Tambak Garam PT. IDK di Malaka

Penggabungan usaha ini, Vikram Sinha menjelaskan tidak berdampak pada pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison, yang akan terus menerima layanan dan penawaran yang luar biasa tanpa gangguan.

Untuk menandai hari pertama Perusahaan secara resmi dan sebagai tanda terima kasih Perusahaan bagi kesetiaan pelanggan, Indosat Ooredoo Hutchison menawarkan bebas menelpon sebulan bagi sesama pengguna Indosat Ooredoo Hutchison hingga 200 menit sehari.

“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pelanggan, karyawan, mitra, pemegang saham, dan Pemerintah Indonesia yang telah mendukung penggabungan dua merek telekomunikasi paling terpercaya di Indonesia.

Bersatu sebagai satu tim, dengan satu tujuan dan satu nilai, Indosat Ooredoo Hutchison berkomitmen untuk mendorong inovasi, meningkatkan pengalaman digital pelanggan, dan menciptakan nilai yang bermanfaat bagi semua pemangku kepentingan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Indosat Ooredoo Hutchison juga mengumumkan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi setelah pemungutan suara pemegang saham pada RUPSLB yang telah diselenggarakan pada 28 Desember 2021, lalu, antara lain,
Susunan Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Halim Alamsyah
Deputi Komisaris Utama        : Canning Fok Kin Ning
Deputi Komisaris Utama         : Aziz Ahmad M. Aluthman Fakhroo
Komisaris Independen             : Hernando
Komisaris Independen             : Wijayanto Samirin
Komisaris Independen            : Elisa Lumbantoruan
Komisaris Independen             : Syed Maqbul Quader
Komisaris Independen            : Rudiantara
Komisaris                                   : Frank John Sixt
Komisaris                                  : Cliff Woo Chiu Man
Komisaris                                  : Patrick Walujo
Komisaris                                  : Nigel Thomas Byrne
Komisaris                                  : Rene Heinz Werner
Komisaris                                   : Ahmad Abdulaziz A A Al Neama
Komisaris                                  : Meirijal Nur

Baca Juga :  Bukan Sekadar Dibangun, K-SIGN Harus Dikawal: Paulus Henuk Perketat Pengawasan dari Jakarta

Susunan Dewan Direksi:
President Director & Chief Executive Officer         : Vikram Sinha
Director & Chief Strategy & Execution Officer       : Armand Hermawan
Director & Chief Financial Officer                            : Nicky Lee Chi Hung
Director & Chief Regulatory Officer                        : Muhammad Danny Buldansyah
Director & Chief Human Resources Officer            : Irsyad Sahroni

Susunan CxO:
Chief Commercial Officer                                          : Ritesh Singh
Chief Technology    Officer                                          : Desmond Cheung
Chief Business Officer              : Bayu Hanantasena
Chief Digital Officer                   : Sanjeev Rawat
Chief Integration Officer           : Sanjay Vaghasia
Chief Enterprise Data Analytics Officer                                : Chirag Sukhadia
Chief Procurement Officer                                 : Vishal Gupta
Chief Internal Audit Officer                                  : Mohammed Afzal Lodhi. Humas PT. Indosat Ooredoo Hutchison

Berita Terkait

Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Bahasa Ibu di Ambang Punah, Pemerintah Perlu Ambil Sikap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 29 September 2026 - 06:27 WITA

Bupati Paulus Temui Menteri KKP: K-SIGN Harus Jalan, Jangan Korbankan Masa Depan Rote Ndao karena Kepentingan Politik

Sabtu, 26 September 2026 - 06:36 WITA

Dari Jakarta untuk Desa-Desa Rote Ndao, Paulus Henuk Pastikan Verifikasi Pemekaran Segera Bergulir

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA