Ketua IPJI Sentil Ketum dan Sekjen DPP MOI

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 11:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Jakarta-Berencana mendirikan organisasi PWMOI (Perkumpulan Wartawan  Media Online Indonesia), sebagai wadah profesi jurnalis, Ketua Umum Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia, (IPJI), Lasman Siahaan menyentil Ketua Umum dan Sekjen DPP Media Online Indonesia, (MOI).

Lasman yang juga tercatat sebagai salah satu pendiri MOI tersebut minta jajaran DPP MOI dapat memahami secara bijaksana terhadap kesepakatan dan kesamaan para pendiri tentang pendirian MOI.

“MOI didirikan atas dua hal itu,” tandas Lasman saat dihubungi awak media semalam, 30/10/2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebut Lasman, kesepakatan dan kesamaan itu meliputi MOI hanya mengurus tata kelola media yang anggotanya hanya Pemimpin Redaksi (PR), Pemimpin Perusahaan (PP) maupun Pemimpin Umum (PU).

Sementara para wartawan MOI masuk dalam Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN).

Kebetulan, kedua organisasi itu dibidani dan didirikan oleh para pengurus IPJI,  kendati tidak tercantum dalam Anggaran Dasar maupun Rumah Tangga.

Baca Juga :  Info Pungutan Biaya Foto di SMKN 1 Lobalain Sudah diklarifikasi, Sejumlah Uang Siswa Telah Dikembalikan dan Kini Biaya Foto Digratiskan

“Jadi keberadaan MOI dan PWO tidak bisa dipisahkan dengan IPJI,” tegas Lasman.

Karena itu, menurut mantan wartawan yang kini jadi pengacara, haul pengurus MOI mendirikan Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (MOI) mendapat penentangan seluruh pendiri, termasuk para pengurus DPW MOI itu sendiri.

“Kok, MOI jadi kanibal. Itu sangat tidak etis,” tandas Lasman, terutama pendirian itu tidak dikomunikasikan ke pendiri.

Dadakan saja sudah ada formulir anggota, KTA dan disosialisasikan lewat facebook.

Dia menilai cara-cara itu menyalahi kebiasaan berorganisasi, seyogianya saling memberi kabar tentang apa dan bagaimana ke depan.

Sementara arus bawah DPW juga menyoroti pembentukan PWMOI itu, yang didirikan tanpa komunikasi dengan pendiri.

“Itu cermin arogansi Ketua Umum dan Sekjen DPP MOI.  Memangnya siapa mereka? Para penggede atau tokoh pers yang dikagumi macam Rosihan Anwar,” ungkap pengurus DPW mangkel.

Baca Juga :  Pemda Rote Ndao Tegaskan Batas Akhir Unggah SOP dan Data Pelayanan Publik hingga 5 Juni 2026

Dari DPW Jawa Tengah, DKI dan Sulawesi Tengah  menyebut, pendirian PWMOI itu sah-sah saja dalam perspektif konsitusi UUD.

Cuma mereka juga harus paham komitmen para pendiri saat MOI didirikan, termasuk Rudi Sembiring selaku Ketua Umum MOI.

“Jadi tidak bisa dilihat hitam putih. Ada komitmen pendiri yang tidak bisa diabaikan,” jelas Prayogie, Ketua MOI DKI.

Yogie setuju dengan usulan dari DPW Jateng, jika PWMOI tetap dibentuk sebagai organisasi sayap MOI, maka Sekjen Jusuf Rizal dan Ketua Harian MOI harus mengundurkan diri dari MOI. “Terserah mereka mau buat organisasi wartawan apapun merknya, termasuk organisasi tetangga wartawan online, kita tidak larang,” jelas Didik Methana, seniornya pengurus IPJI.

Bahkan, para DPW sepakat jika haul mendirikan PWMOI, atau apapun namanya terus berlanjut, mereka minta agar secepatnya digelar Munas Luar Biasa untuk “memaksa” mereka keluar dari MOI.

Alasannya, dalam anggaran dasar MOI sendiri melarang jabatan rangkap.

Baca Juga :  Penutupan Musyawarah Daerah III DPD PHRI Provinsi NTT

“Pak JR (Jusuf Rizal) borongan, MOI, PWMOI dan Partai Parsindo,” jelas Binsar Siagian yang juga salah satu pengurus DPP MOI.

“Munaslub itu akan kita gelar secara virtual karena sekarang pandemi Corona,” tambahnya, menyebut Munaslub itu sekaligus membahas surat pengunduran diri Ketua Dewan Pengawas, Taufiq Rachman SH, S.Sos.

Feri Rusdiono, Ketua Umum PWOIN, yang juga salah satu pendiri MOI mengaku tidak terlalu kaget dengan pendirian PWMOI. “Itu terlihat saat mereka menggelar webinar dengan materi lebih banyak soal jurnalis. Kan mereka itu urus peeusahaan media, kok jadi jurnalis,” jelas Feri.

Ternyata dugaannya tidak meleset. Mereka memplokamirkan pendirian PWMOI secara diam-diam. “Secara pribadi saya sudah minta kepada JR dan RS untuk menghentikan ide tersebut.

Selain tidak etis, juga melukai pendiri,” jelas Feri kepada keduanya, JR dan RS. *tim

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum Aset Pertahanan, Kantor Pertanahan Rote Ndao Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan
Dari Ruang Aspirasi ke Jalan Damai, Paulus Henuk Temui Warga Loman dan Buka Ruang Mediasi
Sekda Rote Ndao Tidak Sediakan Buku Tamu Bagi Setiap Orang yang Bertamu
Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?
66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato
Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?
Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru