Gerakan Kembali Roda Ekonomi, Pasar Tetap Dibuka

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2020 - 22:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt. com-NTT, -Dampak sosial dan ekonomi pasca penyebaran virus corona sangat meluas dan berdampak terhadap sedikit stagnan ekonomi yang juga mempengaruhi perekonomian nasional. Sehingga untuk menggerakan kembali roda ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), maka perlu tetap membuka pasar tradisional agar distribusi barang dan jasa terus berlangsung, demikian pernyataan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si., dalam kesempatannya membantah berita hoax, bahwa adanya instruksi dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat untuk dilakukan penutupan pasar di Provinsi NTT, guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

” Tidak ada instruksi dari Gubernur NTT bahwa pasar akan ditutup,” tegas Marius kepada pers di ruang Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Sabtu, (21/03/2020).

Menurut Marius, pihaknya perlu mengklarifikasi merebaknya berita hoax bahwa telah dilakukan penutupan pasar atas instruksi Gubernur NTT, katanya.

Diakui Jeramu Ardu, pasar merupakan jantung perekonomian dimana semua kebutuhan tersedia, baik sandang maupun pangan, misalnya pakaian, minuman, buah-buahan. Oleh karena itu, pasar perlu tetap dibuka.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya hoax. Kami selalu mengatakan bahwa semua informasi pembangunan dan tata kelola pemerintahan selalu keluar dari otoritas pemerintah melalui Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT termasuk mengupdate informasi tentang virus Corona. Kami minta kepada rekan-rekan media untuk bisa meluruskan berita yang tidak benar dan mengganggu masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Istri Bupati Rote Ndao, Nyonya Anda Yanne Henuk-Pellokila Pantau UKK di SMKN 1 Lobalain

Marius berharap masyarakat di Provinsi NTT dapat menyaring dengan baik berbagai informasi dan berita yang terpublish ke publik, ungkapnya.

Diminta Jelamu, virus corona jangan dianggap sepele sebab dampaknya sangat mematikan.

“Ini sangat mematikan, contohnya negara-negara maju yang terkena virus Corona,” paparnya.

Marius menyatakan sebagai warga Indonesia, khususnya NTT belum memiliki sarana prasarana seperti di negara maju sehingga salah satu cara yang paling muda adalah memproteksi diri.

“Kita harus melakukan isolasi fisik selama satu hari. Tidak ke mall, ke pasar, ke tempat ibadah atau lainnya untuk menghindari penyebar,an corona, ” pintahnya.

Baca Juga :  Ini Baru Anggota DPR, Tidak Janji Tapi Berbuat, Usman Husin Lanjutkan

Dihimbau Marius, seluruh pejabat pemerintahan, baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Selain itu, diminta juga kepada seluruh masyarakat NTT agar tidak panik tetapi selalu waspada.

“Masyarakat dan semua stackholder terkait untuk terus patuh terhadap apa yang telah diinstruksikan oleh Presiden, Gubernur, Bupati dan Wali Kota Kupang,” ucapnya.

Akhir kata, Jelamu mengemukakan, pemerintah sangatbmembutuhkan bantuan dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan karena saat yang sama kita sedang menjaga keselamatan orang lain” tutupnya.**/Siaran Pers Biro Humas Setda NTT**jh

Berita Terkait

Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA