onlinentt.com-Rote Ndao | Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus dimulai dari penguatan koordinasi dan evaluasi secara menyeluruh, mulai dari Dinas Kesehatan, rumah sakit hingga Puskesmas.
Hal itu disampaikan Paulus saat menggelar pertemuan bersama Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Direktur Utama RSUD, jajaran Dinas Kesehatan dan rumah sakit, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Rote Ndao, Senin (5/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melihat kembali kondisi pelayanan kesehatan yang berlangsung di lapangan.
Berbagai persoalan yang masih ditemukan menjadi bagian penting dalam evaluasi, sekaligus bahan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat.
Bagi Paulus, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya berjalan secara administratif. Setiap unit pelayanan dituntut mampu memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
Karena itu, koordinasi antara Dinas Kesehatan, RSUD dan Puskesmas perlu terus diperkuat. Setiap persoalan yang muncul di lapangan diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sehingga tidak berkembang menjadi hambatan dalam pelayanan.
“Yang paling penting adalah pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan terus dilakukan perbaikan terhadap berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan,” tegas Paulus.
Ia juga menempatkan Puskesmas sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah daerah.
Sebab, sebagian besar masyarakat berinteraksi langsung dengan layanan kesehatan tingkat pertama sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit.
Dengan demikian, penguatan pelayanan di Puskesmas menjadi bagian penting dari upaya membangun sistem kesehatan daerah yang lebih terintegrasi.
Di sisi lain, RSUD juga memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan rujukan sekaligus memastikan penanganan pasien dapat dilakukan secara profesional dan berkesinambungan.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mendorong seluruh jajaran kesehatan untuk membangun pola kerja yang lebih solid.
Tidak hanya menyelesaikan persoalan ketika muncul, tetapi juga melakukan evaluasi secara berkala untuk menemukan langkah pencegahan dan perbaikan.
Paulus berharap koordinasi yang semakin kuat antara seluruh perangkat layanan kesehatan dapat bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Rote Ndao.
Pemerintah daerah pun menempatkan evaluasi pelayanan sebagai bagian dari komitmen untuk terus membenahi sektor kesehatan, sehingga setiap fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal, responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.*



















