onlinentt.com-Rote Ndao – Semangat pelestarian budaya berpadu dengan antusiasme masyarakat dalam Festival Hus Nde’o yang digelar di Desa Tasilo, Kecamatan Rote Selatan.
Sebanyak 300 kuda hias memadati jalur parade, menghadirkan pemandangan spektakuler yang menjadi daya tarik utama perayaan budaya tahunan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Festival ini tidak sekadar menjadi hiburan rakyat, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM, seniman, dan komunitas adat.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Festival Hus Nde’o merupakan bukti nyata kekayaan budaya Rote Ndao yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Menurutnya, budaya bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga modal sosial yang mampu mendorong kemajuan daerah.
Parade 300 kuda hias menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat. Setiap peserta menampilkan kreativitas melalui dekorasi khas Rote yang memadukan unsur tradisi, nilai adat, dan keindahan seni lokal. Sorak-sorai masyarakat yang memenuhi sepanjang rute parade semakin menambah semarak suasana festival.
Selain parade, Festival Hus Nde’o juga diisi dengan atraksi Li Butu atau silat kampung, kebalai bersama sebagai lambang persaudaraan, serta pameran produk UMKM yang menampilkan berbagai hasil kerajinan, kuliner, dan produk unggulan lokal. Seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan kekayaan budaya yang tetap hidup di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan festival budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis kearifan lokal. Melalui kegiatan seperti Hus Nde’o, pemerintah berharap nilai-nilai budaya tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menjadi daya tarik pariwisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Festival Hus Nde’o di Desa Tasilo pun kembali menegaskan bahwa Rote Ndao memiliki kekuatan budaya yang besar. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tradisi terus dirawat, identitas daerah semakin kokoh, dan optimisme menuju Rote Ndao yang maju serta berbudaya semakin nyata.*




















