Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Klasis Rote Barat Laut, Pemerintah dan Gereja Perkuat Peduli Terhadap Warga

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao | Pemerintah dan gereja memiliki ruang pengabdian yang berbeda, namun bertemu pada satu tujuan yang sama untuk menghadirkan kehidupan masyarakat yang semakin baik.

 

Semangat itu menjadi bagian dari pertemuan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH bersama para Pendeta dan Pengurus Klasis Rote Barat Laut, Selasa (06/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialog dan komunikasi terbuka. Berbagai hal yang menjadi perhatian bersama dibicarakan sebagai bagian dari upaya membangun pemahaman serta kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan unsur gereja.

 

Bagi Bupati Paulus Henuk, komunikasi dengan gereja merupakan bagian penting dalam melihat persoalan masyarakat secara lebih utuh.

Baca Juga :  Warga Nusa Manuk Rote Barat Daya Lahirkan Seorang Anak Bayi Berwajah Aneh

 

Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri karena kehidupan warga juga tumbuh dalam lingkungan sosial, budaya dan kehidupan keagamaan yang saling berkaitan.

 

Karena itu, ruang pertemuan bersama Pendeta dan Pengurus Klasis Rote Barat Laut tidak hanya dimaknai sebagai agenda audiens, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mendengar, memahami dan menyatukan langkah dalam merespons berbagai kebutuhan masyarakat.

 

Gereja selama ini berada dekat dengan kehidupan jemaat. Kehadiran para Pendeta dan pengurus klasis memungkinkan berbagai dinamika yang dirasakan masyarakat dapat menjadi bahan perhatian bersama, termasuk dalam mendorong kehidupan sosial yang semakin harmonis.

 

Di sisi lain, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam memastikan arah pembangunan berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD Provinsi NTT TAHUN Anggaran 2023, Gubernur VBL Tekankan Peningkatan Etos Kerja dan Disiplin Serta Tanggungjawab

 

Ketika kedua unsur tersebut membangun komunikasi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dilihat dari perspektif yang lebih luas.

 

Bupati Paulus Henuk menempatkan sinergi tersebut sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kehidupan masyarakat Rote Ndao agar tetap berjalan dalam suasana yang aman, rukun dan saling menopang.

 

Pertemuan dengan Klasis Rote Barat Laut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan program pemerintahan.

 

Ada dimensi kemanusiaan, sosial dan spiritual yang juga membutuhkan perhatian. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, komunikasi lintas elemen menjadi penting agar kebijakan dan program pemerintah tetap memiliki hubungan yang kuat dengan realitas kehidupan masyarakat.

Baca Juga : 

 

Melalui ruang dialog seperti ini, pemerintah daerah dan gereja diharapkan dapat terus menemukan titik temu dalam memberikan perhatian terhadap masyarakat, memperkuat kepedulian sosial serta menjaga persaudaraan di Kabupaten Rote Ndao.

 

Bagi Paulus Henuk, membangun Rote Ndao membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah menjalankan tugasnya, sementara gereja terus mengambil bagian dalam membangun kehidupan jemaat dan masyarakat.

 

Dari ruang komunikasi yang terbuka, sinergi itu diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kepedulian dan kerja bersama yang benar-benar dirasakan masyarakat.*

Berita Terkait

Rote Ndao Raih Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif, Bupati Paulus Henuk Jadi Narasumber Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026
Kepsek SDN Mbadokai Rekrut Panitia Didominasi Guru, Beni Nalle Mengaku Tidak Tahu
Usman Husin Fokus Dewan Pusat, Order Max Sombu Tertarik Main Dewan Provinsi, Opini Publik Deras di Dunia Maya dan Obrolan Kampung Terus Membahana
Sengketa Tanah Maubesi-Lidabesi Masuk Meja Koordinasi ATR/BPN, Penanganan Pengaduan Diperkuat
Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan kepada Masyarakat
Dari Meja Kolaborasi untuk Rote Ndao, Dukungan Rp100 Juta Disiapkan untuk Air Bersih dan Stunting
Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria
Sebelum Dibangun, Paulus Henuk Pastikan Lahan Kampung Nelayan Disiapkan Matang

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WITA

Dari Ruang Aspirasi ke Jalan Damai, Paulus Henuk Temui Warga Loman dan Buka Ruang Mediasi

Rabu, 30 September 2026 - 05:51 WITA

Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?

Senin, 28 September 2026 - 17:09 WITA

66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 23 September 2026 - 03:58 WITA

Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato

Selasa, 22 September 2026 - 05:17 WITA

Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?

Selasa, 15 September 2026 - 06:50 WITA

Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang

Jumat, 11 September 2026 - 08:26 WITA

Kantor Pertanahan Rote Ndao dan Bank NTT Bangun Kolaborasi, Dorong Pelayanan Masyarakat Makin Terintegrasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:20 WITA

Dari K-SIGN hingga HUT RI, Bupati Paulus Henuk Perkuat Kolaborasi dengan Tim KKP

Berita Terbaru