Pengembangan Pariwisata NTT Butuh Digitalisasi

- Redaksi

Sabtu, 14 November 2020 - 00:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Kupang,-Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) mengatakan, tekad pemerintah provinsi NTT untuk menjadikan parisawata sebagai prime mover atau penggerak utama  ekonomi, membutuhkan jaringan komunikasi dan informatika yang memadai.

“Zaman sekarang adalah zaman digital. Tanpa digital, kita tidak mungkin berkembang apalagi di daerah-daerah pusat pariwisata.

Kalau tidak ada internet, tidak mungkin pariwisata berkembang,” kata Wagub JNS saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Video Conference Pemanfaatan BTS 4G di Desa Komodo, Manggarai Barat, Kamis (12/11/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video Conference ini diikuti oleh Menteri komunikasi dan Informatika (Menkomimfo) RI, Johnny G. Plate dari Jakarta, Direktur Utama Bakti Kominfo, Anang Latif dan Kadis Kominfo NTT, Aba Maulaka beserta Kepala Desa (Kades) Komodo dan masyarakat Komodo dari Pulau Komodo dan Wagub NTT dari Hotel Inaya Bay.

Menurut Wagub, pengembangan pariwisata di NTT butuh digitalisasi agar semakin dikenal masyarakat internasional.

Baca Juga :  APBD 2026 Disesuaikan, DPRD Rote Ndao Kawal Kebijakan Anggaran Tetap Berpihak pada Masyarakat

“Terima kasih kepada Presiden dan Menteri Kominfo beserta jajarannya yang terus meperhatikan pengembangan infrastruktur komunikasi dan informatika di NTT.

Juga tak kalah pentingnyanya kepada Bakti. Semakin banyak bangun BTS di NTT, Indonesia pasti akan maju,” jelas Wagub NTT.

Sementara itu, Menteri Kominfo, Johnny G. Plate menegaskan Kementerian Kominfo telah memiliki roadmap penyediaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) secara merata ke seluruh Indonesia sampai tahun 2022 untuk akselerasi transformasi digital.

Tahun 2020, melalui Bakti Kominfo telah dibangun 1.209 Base Transceiver Station (BTS) 4G aktif di seluruh Indonesia.

“Terima kasih kepada mitra kerja kami yakni operator-operator  seluler yang proaktif untuk pastikan BTS-BTS 4G yang pasif jadi aktif. Tahun 2021, Bakti akan bangun 4.200 BTS 4G di seluruh Indonesia dan tahun 2022 dibangun 3.704 di seluruh daerah 3T. Sehingga seluruhnya untuk  wilayah 3T berjumlah 9.113.

Baca Juga :  Lurah, Karang Taruna dan Warga Kayu Putih Kerja Bhakti Bersama

Sementara untuk daerah non 3T  sebanyak 3.435 BTS 4G.Harapannya seluruh desa/kelurahan di Indonesia sudah terlayani signal 4G pada akhir tahun 2022.

Di akhir Tahun 2020 ini, semua puskesmas di seluruh Indonesia, termasuk  3.126 puskesmas baru yang tidak ada akses internet, akan  disediakan oleh Bakti Kominfo. Dan ini gratis,”  jelas Menkoinfo Johnny G. Plate.

Khusus. untuk NTT, jelas Johnny, 424 desa yang belum ada signal 4G akan dibangun pada tahun 2021 dan 2022. Khusus untuk wilayah Manggarai Barat sebagai daerah pariwisata super prioritas telah dibangun 18 BTS. Ditambah BTS 4G lainnya yang dibangun operator seluler.

“Saya minta kepala desa, masyarakat dan para siswa di Desa Komodo untuk menjaga infrastruktur yang dibangun dan manfaatkan dengan baik.

Akses internet dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk aktivitas pemerintahan desa,tapi juga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan dan aktivitas lainnya. Tidak saja untuk di Desa Komodo tapi ini berlaku untuk seluruh Indonesia,” jelas Johnny Plate.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao Hadiri Giat Menkopolkam, Mentri Dalam Negeri dan Mentri PKP di Jakarta, Rote Ndao Dapat Tambahan 200 Unit RLH

Sementara itu Direktur Utama Bakti Kominfo, Anang Latief menjelaskan,Bakti Kominfo telah membangun 21 BTS di daerah kawasan pariwisata super prioritas.

“18 BTS nya ada di NTT dan tiganya di NTB. Semoga ini bermanfaat untuk mendukung pengembangan destinasi super prioritas,” ungkap Anang Latif.

Kepala Desa Komodo, H.Aksan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kominfo dan Pemerintah Provinsi NTT karena telah memfasiltasi penyediaan internet.

“Sekarang dengan adanya signal internet, aktivitas di kantor desa semakin ramai. Karena tidak hanya dimanfaatkan untuk aktifitas pemerintahan, tapi juga oleh anak-anak sekolah.

Semua berkumpul untuk manfaatkan jaringan internet yang lancar di sini. Kami juga minta tambahan perluasan jaringan khusus untuk sekolah,” ungkap Aksan. *Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT, Warga Binaan Lapas Ba’a Dikuatkan Lewat Pelayanan Rohani dan Pengobatan Gratis
Najwa Jumanatul Qolbi, Nyalakan Semangat Persaudaraan untuk Sekolah Tanpa Perundungan
Paulus Henuk Rangkul KMJ GMIT Siloam Metina, Matangkan Penyambutan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT
Dari Susah Menuju Sukses, Yedit Bessie, Lalui “Sejuta” Pengorbanan dan Doa Selalu Menjadi Kekuatan
Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan
Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum
Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru