onlinentt.com-Rote Ndao – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir diwujudkan melalui aksi nyata penanaman mangrove di kawasan Derenitan, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (14/10/2026).
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bersama Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, Wakil Ketua Sinode, tokoh agama, serta Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Pulau Rote dan jajarannya, turun langsung dalam kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penanaman mangrove ini menjadi gambaran pentingnya membangun kesadaran bersama untuk menjaga keseimbangan alam, terutama kawasan pesisir yang memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat.
Di tengah tantangan kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap ekosistem pantai, keterlibatan berbagai unsur menjadi langkah positif dalam memperkuat komitmen pelestarian lingkungan di Rote Ndao.
Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman bibit. Lebih dari itu, upaya tersebut diharapkan menjadi awal dari tumbuhnya tanggung jawab kolektif untuk merawat lingkungan secara berkelanjutan.
Mangrove yang ditanam hari ini diharapkan dapat tumbuh, memperkuat kawasan pesisir, menjadi habitat bagi berbagai biota, serta memberikan manfaat ekologis bagi generasi yang akan datang.
Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir sekaligus tanggung jawab untuk menjaga alam bagi masa depan.
Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terlihat dalam kegiatan itu terus dipelihara, sehingga upaya menjaga ekosistem pesisir tidak hanya berlangsung pada momentum tertentu, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, lembaga keagamaan, TNI AL, dan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan membutuhkan partisipasi banyak pihak.
Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi modal penting untuk memastikan kawasan pesisir tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat Rote Ndao.
Sebelum mengikuti kegiatan penanaman mangrove, Bupati Paulus Henuk terlebih dahulu mengunjungi Pangkalan TNI Angkatan Laut Pulau Rote.
Dalam kunjungan tersebut, ia bersilaturahmi dengan Danlanal dan jajaran sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan.
Pertemuan itu juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih erat serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan TNI Angkatan Laut dalam mendukung pembangunan daerah maupun pelayanan kepada masyarakat.
Kedua agenda tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi berbagai kebutuhan pembangunan di daerah kepulauan.
Pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama, sementara peningkatan pelayanan publik memerlukan komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga.
Melalui kegiatan di Derenitan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap kepedulian terhadap lingkungan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.
.
Sebab, manfaat penanaman mangrove baru akan terasa apabila bibit yang ditanam dirawat, dijaga, dan dipastikan tumbuh hingga mampu menjalankan fungsi ekologisnya.
Pada akhirnya, menjaga pesisir bukan hanya tentang mempertahankan bentang alam, melainkan juga menjaga ruang hidup masyarakat dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi berikutnya.
Dari Derenitan, semangat gotong royong itu diharapkan terus bertumbuh bersama mangrove yang ditanam hari ini.*



















