Tanam Mangrove di Derenitan, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Rawat Masa Depan Pesisir Rote Ndao

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir diwujudkan melalui aksi nyata penanaman mangrove di kawasan Derenitan, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (14/10/2026).

 

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bersama Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, Wakil Ketua Sinode, tokoh agama, serta Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Pulau Rote dan jajarannya, turun langsung dalam kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Penanaman mangrove ini menjadi gambaran pentingnya membangun kesadaran bersama untuk menjaga keseimbangan alam, terutama kawasan pesisir yang memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat.

 

Di tengah tantangan kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap ekosistem pantai, keterlibatan berbagai unsur menjadi langkah positif dalam memperkuat komitmen pelestarian lingkungan di Rote Ndao.

 

Baca Juga :  Latihan di Embung dan Sabet Dua Medali, "Undang" Perhatian Anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat Bangun Fasilitas Renang

Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman bibit. Lebih dari itu, upaya tersebut diharapkan menjadi awal dari tumbuhnya tanggung jawab kolektif untuk merawat lingkungan secara berkelanjutan.

 

Mangrove yang ditanam hari ini diharapkan dapat tumbuh, memperkuat kawasan pesisir, menjadi habitat bagi berbagai biota, serta memberikan manfaat ekologis bagi generasi yang akan datang.

 

Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir sekaligus tanggung jawab untuk menjaga alam bagi masa depan.

 

Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terlihat dalam kegiatan itu terus dipelihara, sehingga upaya menjaga ekosistem pesisir tidak hanya berlangsung pada momentum tertentu, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, lembaga keagamaan, TNI AL, dan masyarakat.

Baca Juga :  Arkhilaus Lenggu, Pemegang Nomer Induk Siswa 01 "Bernostalgia" di HUT ke 42 Tahun SMANSA Lobalain

 

Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan membutuhkan partisipasi banyak pihak.

 

Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi modal penting untuk memastikan kawasan pesisir tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat Rote Ndao.

 

Sebelum mengikuti kegiatan penanaman mangrove, Bupati Paulus Henuk terlebih dahulu mengunjungi Pangkalan TNI Angkatan Laut Pulau Rote.

 

Dalam kunjungan tersebut, ia bersilaturahmi dengan Danlanal dan jajaran sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan.

 

Pertemuan itu juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih erat serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan TNI Angkatan Laut dalam mendukung pembangunan daerah maupun pelayanan kepada masyarakat.

 

Kedua agenda tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi berbagai kebutuhan pembangunan di daerah kepulauan.

Baca Juga :  Tutup Rote Mengajar, Paulus Henuk Titip Pesan: Bangun Rote Ndao Bersama

 

Pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama, sementara peningkatan pelayanan publik memerlukan komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga.

 

Melalui kegiatan di Derenitan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap kepedulian terhadap lingkungan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.

.

Sebab, manfaat penanaman mangrove baru akan terasa apabila bibit yang ditanam dirawat, dijaga, dan dipastikan tumbuh hingga mampu menjalankan fungsi ekologisnya.

 

Pada akhirnya, menjaga pesisir bukan hanya tentang mempertahankan bentang alam, melainkan juga menjaga ruang hidup masyarakat dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi berikutnya.

 

Dari Derenitan, semangat gotong royong itu diharapkan terus bertumbuh bersama mangrove yang ditanam hari ini.*

Berita Terkait

SMAN 1 Lobalain Buka Turnamen dengan Sapu Bersih, Takari Takluk Tiga Set di GOR Oepoi
Bupati Paulus Henuk Hadiri Pembukaan HUT ke-20 Persekutuan Doa Sinode GMIT
Menjaga Identitas, Membangun Generasi Cerdas di Era Digital
Lima Tahun GPdI Rajawali Leolutun, Eben-Haezer Menjadi Kesaksian Kesetiaan Tuhan
Rp 6 Miliar untuk 40 Kelompok Tani, Paulus Henuk Dorong Pertanian Rote Ndao Lebih Tangguh Hadapi Kekeringan
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project Perintis 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Bantuan Pertanian Harus Berbuah Hasil, Bupati Rote Ndao Titip Tanggung Jawab kepada 40 Kelompok Tani
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat Rasakan Kemudahan dan Kepastian Hukum

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:35 WITA

SMAN 1 Lobalain Buka Turnamen dengan Sapu Bersih, Takari Takluk Tiga Set di GOR Oepoi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Bupati Paulus Henuk Hadiri Pembukaan HUT ke-20 Persekutuan Doa Sinode GMIT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Tanam Mangrove di Derenitan, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Rawat Masa Depan Pesisir Rote Ndao

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:59 WITA

Lima Tahun GPdI Rajawali Leolutun, Eben-Haezer Menjadi Kesaksian Kesetiaan Tuhan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:07 WITA

Rp 6 Miliar untuk 40 Kelompok Tani, Paulus Henuk Dorong Pertanian Rote Ndao Lebih Tangguh Hadapi Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:24 WITA

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project Perintis 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:18 WITA

Bantuan Pertanian Harus Berbuah Hasil, Bupati Rote Ndao Titip Tanggung Jawab kepada 40 Kelompok Tani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat Rasakan Kemudahan dan Kepastian Hukum

Berita Terbaru