Webinar  Transformasi BALINUSRA : Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Daerah

- Redaksi

Kamis, 10 Juni 2021 - 08:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt. com-NTT-Dalam proses pembangunan setiap daerah harus ada perubahan dengan tujuan akhir kesejahteraan.

Pembangunan yang tidak melakukan  perubahan maka masyarakatnya tidak akan sejahtera. Demikian dikatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam Webinar Transformasi Balinusra dengan tema “Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Daerah”.

Seminar tersebut diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Bali, NTB dan NTT secara virtual pada Rabu (9/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat senang dengan Gubernur NTB sudah mau berpikir untuk melakukan industrialisasi di bidang-bidang sektor pertanian dan perkebunan sehingga ini akan sangat membantu tiga provinsi ini.

Saya tidak hanya berbicara dengan cakupan NTT saja tapi jika perubahan mindset di NTB, nantinya juga akan ada perubahan mindset di NTT dan Bali” ucap VBL sebagai narasumber dalam webinar tersebut.

Gubernur VBL menginginkan adanya  satu kesatuan kerangka berpikir dalam pembangunan kawasan Bali Nusa Tenggara .

Baca Juga :  Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Kerangka berpikir ini harus disiapkan dengan benar agar ke depannya kawasan Bali Nusra akan bisa menjawab tantangan-tantangan  yang terjadi di nasional sekarang pada masa pandemi Covid-19.

“Meski kondisi perekonomian yang  buruk, NTT memilki potensi yang sangat besar yang mampu menjadi penyumbang terbesar bagi kebutuhan nasional.

Seperti garam dan daging sapi. Saya mendorong serius bagi ketiga provinsi ini mampu bersinergi,  bukan saja  untuk mengisi rantai nilai  yang  diperlukan dalam pembangunan ketiga provinsi namun juga bisa menyumbang dalam skala nasional” ujar Gubernur Laiskodat

Menyinggung tentang energi, Gubernur VBL mengatakan NTT menjadi salah satu yang mempunyai pusat energi baru terbarukan  seperti di Pulau Sumba dan Pulau Timor. Dalam proses perubahan ke depan energi baru terbarukan akan menjadi faktor  terpenting dalam upaya ketahanan dan kemandirian ekonomi suatu Negara yang tidak bisa dihindari.

Baca Juga :  Gubernur  VBL melakukan Kunjungan Kerja Hari Pertama Di Daratan Timor

“Dunia kini telah menuju pada energi baru dan terbarukan seperti angin, matahari, panas bumi, gas dan arus laut. Ini perlu direncanakan oleh ketiga provinsi agar dapat memenuhi kebutuhan  energi nasional. Jika kita tidak melakukan perubahan ini kita akan tertindas oleh perubahan dunia yang begitu cepat” tandas Gubenur VBL

Dalam kesempatan yang sama Gubernur VBL berharap untuk dapat melakukan transformasi dan juga residens ekonomi di kawasan Bali Nusra agar mampu  menjaga satu sama lain sehingga mampu bertahan dalam menjawab tantangan ataupun bencana yang akan datang .

“Tidak ada pilihan untuk tidak bersama-sama. Pada saatnya nanti, kita akan saling membutuhkan. Jika kita tidak membangunnya dari sekarang akan merugikan kita satu sama lain. Kita berharap untuk membangun suatu kawasan agar dapat bertahan dalam menghadapi kondisi tekanan-tekanan global,” jelas Gubernur Laiskodat.

Baca Juga :  Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bank Indonesia untuk memberikan ruang  untuk kita berbicara banyak hal khususnya segala hal tentang ekonomi yang sangat penting. Terima kasih juga kepada Gubernur Bali dan NTB yang telah memberikan pikiran yang brilian untuk menjawab seluruh tantangan yang ada” tutup Gubernur Laiskodat.

Turut hadir dalam webinar ini yaitu Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Rektor UI, Prof Ari Kuncoro Kepala Kantor Perwakilan BI Bali, NTB dan NTT dan sejumlah pengamat ekonomi dan akademisi dari beberapa Universitas di Indonesia. Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?
Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan
Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru