Pabrik Pakan Ternak Akan Dibangun Pemprov di NTT

- Redaksi

Kamis, 26 November 2020 - 09:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-NTT-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Rabu 25 November 2020 menerima audiens dari Tim Penyusun Studi Kelayakan Pabrik Industri Pakan bersama Profesor Daniel Kameo di ruang kerjanya untuk pembahasan terkait dengan rencana pembangunan Pabrik Pakan Ternak di Nusa Tenggara Timur.

Gubernur mengatakan, Proses pembuatan pakan ternak ini selain dari bahan dasar jagung, marungga, juga akan menggunakan limbah ikan yang nantinya akan diproses menjadi tepung ikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gubernur, begitu persediaan bahan baku dan rantai nilainya sudah ada, maka proses pembangunan pabrik sudah bisa dilakukan tentunya didukung dengan data hasil penelitian yang cukup untuk ukuran bisnisnya.

Baca Juga :  Konferwil ke-2 AMSI NTB Siap Digelar, Gubernur Bakal Hadir

“Begitu persediaan bahan bakunya sudah ada, rantai nilainya sudah ada, data hasil penelitiannya cukup, ukuran bisnisnya ada, berarti sudah bisa dibangun”, kata Gubernur.

Ia menambahkan bahwa harus dipastikan ada suplay yang mendukung pabrik ini sehingga pabrik ini bisa jalan dengan baik.

“Pabrik ini bisa jalan kalau ada suplay yang mendukung. Pengusaha yang akan bekerja sama harus memperhatikan dengan benar sehingga ada kejelasan dan pabrik ini nantinya berjalan dengan baik.

Sebaiknya menggunakan pengusaha setempat agar dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di daerah tersebut,” ujarnya

“Kalau bisa pakai pengusaha pengusaha setempat. Kita suport dia, supaya tingkat perekonomian di daerah itu meningkat,” tegas Gubernur.

Baca Juga :  Bupati Sikka Apresiasi PT. Jasa Raharja Cabang NTT

Ia juga mengatakan, jika Kita sudah bisa menyediakan Pakan Ternak Ayam dan Babi selanjutnya bisa di produksi juga untuk Pakan Ikan.

Perbedaan pakan ternak ayam dan babi berbeda dengn ikan contohnya pakan ikan kerapu membutuhkan limbah ikan segar.

Sebab kerapu merupakan jenis ikan yg mewah sehingga perlu didukung bahan baku untuk produksi pakan yg baik pula.

Gubernur mengatakan harus ada pembicaraan lanjut antara Pemerintah dan pengusaha serta keterlibatan pihak bank untuk rencana ini agar dilakukan secepatnya.

“Pihak perbankan harus dilibatkan untuk rencana ini sehingga rencana ini dapat diselesikan dengan baik,” harap Gubernur.

Baca Juga :  Alshintan Terus Berdatangan, Produksi Naik atau Sekadar Tambah Daftar Bantuan?

Sementara itu, Ketua Tim Konsultan Studi Kelayakan Pembangunan Industri Pakan Ternak Dr. Marten Mulik dalam laporannya mengatakan, secara garis besar pada skala prioritas 180 ton per tahun sudah cukup.

“Jika produksi dibawah itu akan tidak menjadi masalah. Untuk kebutuhan bahan baku utama terutama jagung 50 persen itu sudah bisa memenuhi kebutuhan produksi 180 ribu ton per tahun. kelayakan bahan baku jagung di tambah dengan daun Kelor, rumput laut tersedia dan yg dibutuhkan saat ini adalah tepung ikan untuk melengkapi unsur-unsur yang dibutuhkan untuk pakan ternak yg berkualitas baik,” ujar Marten. *Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA