PERKAJUSAMI SMA N 1 Lobalain: Dari Oemetina, 85 Penegak Ditempa Menjadi Pribadi Tangguh, Mandiri dan Siap Mengabdi

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 07:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Humas SMA Negeri 1 Lobalain Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Alam terbuka Mata Air Oemetina, Desa Persiapan Suesama, Kecamatan Lobalain, menjadi ruang belajar yang berbeda bagi 85 anggota Pramuka Penegak Gugus Depan 005-006 SMA N 1 Lobalain, Ambalan Soekarno–Fatmawati.

 

Di tempat inilah para peserta mengikuti Perkemahan Kamis Jumat Sabtu Minggu (PERKAJUSAMI) yang berlangsung pada 23–27 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dengan mengusung tema “Penegak Tangguh, Mandiri, Berkarakter, dan Siap Mengabdi”, kegiatan tersebut diarahkan tidak hanya untuk memperkuat keterampilan kepramukaan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman nyata di alam terbuka.

 

Bagi para Penegak, perkemahan menjadi kesempatan untuk keluar sejenak dari rutinitas ruang kelas.

 

Mereka belajar hidup bersama, mengatur kebutuhan kelompok, menjaga lingkungan, menyelesaikan persoalan secara bersama-sama, serta menjalankan tanggung jawab yang diberikan.

 

Nilai-nilai itulah yang menjadi ruh PERKAJUSAMI Gudep 005-006 SMA N 1 Lobalain.

 

Kegiatan resmi dimulai melalui upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kepala SMA N 1 Lobalain sekaligus Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), KK Alberd Wilson Dano, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan PERKAJUSAMI.

 

Kepemimpinan peserta juga mendapat ruang dalam prosesi tersebut. KK Timothy Nununitu, selaku Ketua Ambalan Soekarno, bertindak sebagai pemimpin upacara.

 

Sementara KK Reyhan Suarjana dipercaya sebagai pemegang bendera Merah Putih, KK Brayen Limbak membawakan Sandi Ambalan, dan KK Mayumi Bessie mengucapkan Dasa Dharma.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao Laksanakan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Suasana pembukaan semakin kuat dengan dilaksanakannya prosesi Buka Adat yang dipimpin oleh pemangku adat putra, KK Albert Edon, dan pemangku adat putri, KK Maria Leba.

 

Prosesi tersebut berlangsung lancar dan penuh semangat, sebelum akhirnya ditutup dengan semboyan yang menjadi napas perjuangan anggota Pramuka:

“Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.”

“Sekali Pramuka, Tetap Pramuka.”

Pesan yang terkandung dalam semboyan tersebut menjadi penting bagi para peserta. Sebab, menjadi anggota Pramuka bukan hanya tentang mengenakan seragam, mengikuti upacara, atau menguasai berbagai keterampilan kepramukaan. Di dalamnya terdapat proses pembentukan sikap untuk belajar setia pada tanggung jawab dan bersedia memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

 

Pembukaan PERKAJUSAMI turut dihadiri unsur pemerintah setempat, masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh adat, para guru, serta anggota OSIS SMA N 1 Lobalain. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Pdt. Demis N.K.

 

Di balik kegiatan tersebut, para pembina memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan memiliki nilai pembelajaran.

 

Pendampingan dilakukan oleh Ibu Martha Teuf, S.Pd. (Kak Martha), Ibu Angriyani Lololau, S.Pd. (Kak Novi), dan Ibu Marlina Feroh, S.Pd. (Kak Marlin).

Para pembina tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga melakukan pengawasan dan penilaian terhadap proses yang dijalani peserta selama kegiatan berlangsung.

 

Kak Martha Teuf, S.Pd., menjelaskan bahwa PERKAJUSAMI merupakan bagian dari proses pembinaan karakter anggota Pramuka.

Baca Juga :  Jasa Raharja Bersama Anggota IFG gandeng Grab Food Berikan Pelatihan Digital Marketing Bagi Para Janda

 

Menurutnya, kegiatan di alam terbuka memberikan pengalaman yang tidak selalu diperoleh peserta didik melalui pembelajaran di dalam kelas.

 

Peserta belajar mengelola diri, bekerja sama dengan kelompok, bertanggung jawab terhadap tugas, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

 

Dengan demikian, pengalaman selama perkemahan diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Nilai disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, persaudaraan, dan semangat pengabdian diharapkan dapat dibawa kembali ke lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

 

Hal tersebut turut dirasakan Devian Ndun, salah seorang peserta PERKAJUSAMI.

 

Ia mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, perkemahan memberikan pengalaman berharga untuk belajar menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan mandiri.

 

Pengalaman seperti itu menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang Penegak. Mereka tidak hanya belajar dari materi yang diberikan pembina, tetapi juga dari kehidupan bersama selama berada di lokasi perkemahan.

Menariknya, kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.

 

Kehadiran para siswa di Mata Air Oemetina dinilai memberikan warna tersendiri bagi lingkungan setempat. Lokasi yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dimanfaatkan sebagai ruang belajar generasi muda untuk mengenal alam sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

 

Setelah upacara pembukaan, rangkaian PERKAJUSAMI dilanjutkan dengan sosialisasi dari unsur Kodim dan BNN, selain berbagai kegiatan pembinaan, keterampilan, dan aktivitas kepramukaan lainnya.

Baca Juga :  Di Rote Ndao, Ada 112 Kades Bersama Aparat Sampai Sekarang Belum Terima Gaji dan Operasional

 

Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan peserta sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya disiplin, menjaga diri, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta memiliki sikap bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

 

Lima hari di alam terbuka tentu bukan waktu yang singkat. Ada tantangan yang harus dihadapi, ada tanggung jawab yang harus diselesaikan, dan ada kebersamaan yang harus dijaga.

Justru melalui proses itulah karakter ditempa.

 

PERKAJUSAMI Gudep 005-006 SMA N 1 Lobalain pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah agenda perkemahan.

 

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pendidikan yang menempatkan pengalaman, kedisiplinan, kebersamaan, dan pengabdian sebagai bagian dari pembentukan generasi muda.

 

Dari Mata Air Oemetina, para Penegak Ambalan Soekarno–Fatmawati diharapkan membawa pulang lebih dari sekadar pengalaman berkemah.

 

Mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tangguh menghadapi tantangan, mandiri dalam mengambil tanggung jawab, kuat dalam karakter, mampu memimpin, peduli terhadap sesama, serta siap memberikan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

 

Sebab, pendidikan karakter tidak selalu berlangsung di balik meja dan papan tulis.

 

Kadang, ia tumbuh ketika seorang anak belajar bertanggung jawab atas tugasnya, ketika ia membantu temannya, ketika ia menjaga lingkungan, ketika ia belajar memimpin, dan ketika ia memahami bahwa setiap kemampuan yang dimiliki pada akhirnya harus dapat dipersembahkan untuk kebaikan bersama.*

Berita Terkait

Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah
Pesan Menteri Nusron di Peringatan0 HANTARU 2026: Transformasi, Melayani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari
Bupati Paulus Henuk Dorong Pendidikan Rote Ndao Bersiap Hadapi Era AI Tanpa Kehilangan Karakter
RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat
Pasar Oele Dipungut Lancar, Fasilitas WC Mana? Warga Desak Pemkab Rote Ndao Benahi Sanitasi dan Penataan
Ayub Yusuf Luji Bawa Semangat Profesionalisme Guru SMAN 1 Lobalain ke Pelatihan Wasit Nasional
NasDem Cup 2026 Jadi Panggung Talenta Muda, Paulus Henuk Siapkan Liga Desa dan Bupati Cup 2027
Babak Baru Reforma Agraria: RUU Disepakati Melangkah ke Paripurna DPR

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:36 WITA

Bupati Paulus Henuk Ingatkan Jajaran Dinas Pendidikan: Kritik Harus Dijawab Data, Kewenangan Jangan Disalahgunakan

Senin, 21 September 2026 - 14:11 WITA

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Jumat, 18 September 2026 - 04:28 WITA

Dua Kampung Nelayan Segera Dibangun, Paulus Henuk Dorong Tujuh Lokasi Rote Ndao Terakomodir

Kamis, 17 September 2026 - 14:29 WITA

Paulus Henuk Dorong Penguatan Konektivitas Udara, Perpanjangan Runway Jadi Harapan Besar Rote Ndao

Kamis, 17 September 2026 - 13:16 WITA

Alberd Dano, S.Pd, Kepala SMAN 1 Lobalain Rutin Evaluasi RPM

Kamis, 17 September 2026 - 09:03 WITA

Bupati Paulus Henuk Dorong Rote Ndao Masuk Era Energi Bersih, Angin dan Surya Jadi Peluang Baru

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WITA

Latsar CPNS 2026 Dimulai, Paulus Henuk Dorong Calon ASN Rote Ndao Tumbuh dengan Integritas dan Semangat Melayani

Senin, 14 September 2026 - 12:58 WITA

Ketua OSIS Pimpin Upacara, SMA N 1 Lobalain Tanamkan Tiga Nilai Karakter

Berita Terbaru