Di Temu Alumni, Bupati Paulus Henuk, “Jebolan 1997” SMANSA Lobalain, Puji Almamater dan Para Mantan Guru

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 06:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt com-Rote Ndao-Sebagai pemegang kunci kebijakan nomer satu  di Kabupaten terselatan Indonesia, yakni Rote Ndao.  Paulus Henuk, SH, bukanlah sosok yang gampang dan mudah melupakan setiap perjalanan hidupnya, khususnya  masa-masa, di mana; saat menggeluti pendidikan yang penuh dengan perjuangan tetes keringat.

 

Ada pengakuan tulus masih terlintas dalam memori yang begitu kuat, bahwa karena didikan, ajaran, asuhan dan asahan dari mantan para guru, menjadi bekal bagi setiap alumni, termasuk dirinya yang kini menjabat sebagai Bupati Rote Ndao. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Memori saya masih cukup kuat tentang sekolah ini. Dan saya punya kesan, bahwa setiap masa ada orangnya. Begitu pula, setiap orang ada masanya. Sehingga kita sama-sama tahu pula, bahwa setiap orang itu juga punya kekurangan dan kelebihan, ” pungkas Paulus Henuk, SH, dalam sekapur sirihnya pada perayaan HUT Ke-42 Tahun SMANSA Lobalain, Sabtu, (30/08/2025).

Baca Juga :  Ketika Aspirasi Menjadi Tenaga Penggerak Sawah: Usman Husin Dorong Lompatan Pertanian Rote Ndao

 

Menurut Paulus, karena kemampuan para mantan guru yang sangat berkualitas dan berkompeten, ketika tamat dari sekolah ini Tahun 1997 dan merantau ke Jakarta, sangat tidak heran kalau dirinya mendengar sejumlah mantan guru-gurunya, seperti almarhum Marthen Luther Henuk, Jonas C. Lun, dan Pius Mali menempati sejumlah jabatan strategis di lingkup Pemda Rote Ndao waktu itu.

Baca Juga :  Laporkan Hoax, Direktur PT SAK Diperiksa Polisi

 

“Kalau bicara tentang pendidikan di Rote Ndao masa lalu, tentu kami yang alami dan bisa bercerita tapi adik-adik yang masih aktif bersekolah saat ini tentu tidak bisa berceritera,”, terang dia.

 

Bupati Paulus Henuk juga mengaku, untuk mendapatkan pendidikan dalam meraih masa depan tidaklah mudah dan gampang, seperti membalikan telapak tangan; melainkan penuh dengan pertarungan dan perjuangan. Perjalanan setiap orang pasti berbeda-beda tetapi bila berbicara tentang kesusahan dalam meniti pendidikan maka dirinya termasuk salah satu yang pernah mengalami hal tersebut. Di mana waktu itu masih kelas dua SD, bapak dan ibunya sudah meninggal dunia. Sehingga dia terpaksa terus mengampuh dengan orang untuk terus melanjutkan pendidikan.

Baca Juga :  Dari Hari Anak Nasional, Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Menyiapkan Generasi Emas Rote Ndao Sejak Usia Dini

 

“Jadi kalau bicara susah dalam menekuni pendidikan , saya sudah alami itu dari sejak SD kelas dua. Jadi saya paham tentang bagaimana kita menekuni pendidikan untuk meraih masa depan. Karena sesuatu yang baik itu mudah atau gampang diperoleh begitu saja,”aku Henuk. *

 

Berita Terkait

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?
Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan
Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru