Dibalik Diam dan Santunnya Bima Fanggidae, “Tersembunyi” Arus “Makan Muntar”

- Redaksi

Kamis, 4 April 2024 - 06:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Johanes Yoseph Henuk 

onlinentt.com-Rote Ndao-Seperti kata beberapa pepatah, “Diam itu Emas”, “Air yang tenang itu jangan disangka tak berbuaya,”, makna narasi tersebut “menggambarkan,” tentang diamnya seseorang itu jangan disangka tak bisa melakukan apa apa. Karena dibalik ketenangan itu ada sejuta energi positif yang terpendam. Bahkan energi itu akan menjadi magnet untuk “menarik”  kepedulian dan simpatik dari orang lain.

Keadaan dan situasi itu kini mulai dirasakan sosok seperti Bima Fanggidae atau biasa dipanggil teman dekatnya dengan nama, Om Bim.

Pasca dikalahkan pada Pilkada Rote Ndao Tahun 2019 lalu, sosoknya menjadi perhatian publik Rote Ndao, dari massa lawan-lawan poltik yang tidak pernah mengecap manisnya madu.

Kondisi itu, hingga hari ini di Markas Besar, (Mabes), Paket Lontar, banyak wajah-wajah baru mulai berdatangan menyapa dan bersendagurau bahkan berani menyatakan sikap siap menjadi panglima perang politiknya Paket lontar di Pilkada Rote Ndao Tahun 2024.

Namun apa tanggapan om Bim ?, dengan senyuman yang khas, dia hanya bilang, “ko Beta hanya begini sa de kalau mau bergabung na mari ko kotong berjuang sama sama”.

Baca Juga :  Harlah ke-28 PKB Jadi Momentum Konsolidasi Nasional, Semangat Kebangkitan Diperkuat dari Jakarta

Sebegitu sederhana kata-kata ini namun bila dinilai dari sisi kehidupan memiliki makna harafiah, bahwa seorang Bima bukanlah siapa siapa bila disandingkan figuritas lainnya. Om Bima hanya sosok apa adanya.

Dalam kesederhanaan dan kesantunan dirinya menyimpan sejuta rasa kebersamaan dari hakikih kehidupan manusiawi. Pasca kekalahannya sebagai seorang calon Bupati pada Pilkada lalu, tidak pernah terdengar kalau Om Bim menghina, mencemooh atau mencaci maki paket atau figur lain. Dia masih menjalin persahabatan yang erat sampai dengan saat ini karena dia tahu filosofi politik, “tidak ada musuh abadi dan tidak ada teman sejati,” yang ada hanya kepentingan. Sehingga saat itu kita mungkin “musuh-musuhan” dalam berpolitik tapi sekarang bisa menjadi teman sejati karena memiliki kepentingan yang sama.

Baca Juga :  Sejumlah Anggota Dewan Lakukan Reses dan Berbagi Kasih Bersama Masyarakat Dusun Tanjung Desa Pepela

Dengan lapang dada dia harus legowo menerima kenyataan bahwa apa yang terjadi hari itu, (Pilkada Tahun 2019 lalu), itulah yang Tuhan inginkan untuk menata ke depanNya. Karena dia percaya, bahwa setiap jalan hidup manusia sudah ada Yang mengatur dan tinggal menunggu kapan waktu itu akan datang lagi, sehingga dengan Iman Om Bim percaya bahwa Tuhan pasti menjawabnya tepat waktu.*spl

Berita Terkait

Bupati Paulus Henuk Perketat Penyusunan APBD Perubahan 2026, Tekankan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat
DPRD Rote Ndao Tetapkan Perda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025
Harlah ke-28 PKB Jadi Momentum Konsolidasi Nasional, Semangat Kebangkitan Diperkuat dari Jakarta
Harmoni Eksekutif dan Legislatif Menguat, Sidang II DPRD Rote Ndao Resmi Ditutup dengan Penetapan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025
Sang Maestro, “Bang Anus Pandi” Reses di Desa Oetefu, Dibuat “Babak Belur” oleh Masyarakat Sampai Rogo Saku
Dari Muscab DPC PKB Rote Ndao, Wakil Ketua DPW PKB NTT Tekankan Politisi PKB Harus Mampu Dapatkan kepercayaan Publik
Kunker Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi Penanganan Bencana di Desa Helebeik Rote Ndao
Migel Heret Beama, “Minta”, Masyarakat Dusun Ampano Desa Oenggae Dukung dan Berdoa Buat Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru